MUKJIZAT QUR'AN SEPANJANG MASA, SUNGAI TAWAR DALAM LAUT
السلام عليكم . بِسْــــمِ ﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم.لا إله إلاَّ الله.محمد رسو ل الله
الحمد لله رب العا لمين. الصلاة و السلام على رسو ل الله.اما بعد
Jika kita lahir di zaman kuno, saat belum ada peralatan "Deep Sea Diving", kita tak kan pernah tahu jika di dalam laut ada sungai tawar yg sama mengalir tapi terpisah macam ada dinding penghalang.
Maha Suci Allah yang Maha Menciptakan Sungai dalam Laut!
“Akan Kami perlihatkan secepatnya kepada mereka kelak, bukti-bukti kebenaran Kami di segenap penjuru dunia ini dan pada diri mereka sendiri, sampai terang kepada mereka, bahwa al-Quran ini suatu kebenaran. Belumkah cukup bahwa Tuhan engkau itu menyaksikan segala sesuatu. ” Qs. 41 Fushshilat:53
“Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan) ; yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” Qs. 25 Al Furqan:53
Jika Anda termasuk orang yang gemar menonton rancangan TV `Discovery’ pasti kenal Mr.Jacques Yves Costeau , ia seorang ahli oceanografer dan ahli selam terkemuka dari Perancis.
Orang tua yang berambut putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke perbagai dasar samudera di seantero dunia dan membuat filem dokumentari tentang keindahan alam dasar laut untuk ditonton di seluruh dunia.
Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba ia menemui beberapa kumpulan mata air tawar-segar yang sangat sedap rasanya kerana tidak bercampur/tidak melebur dengan air laut yang masin di sekelilingnya, seolah-olah ada dinding atau membran yang membatasi keduanya.
Fenomena ganjil itu memeningkan Mr. Costeau dan mendorongnya untuk mencari penyebab terpisahnya air tawar dari air masin di tengah-tengah lautan. Ia mulai berfikir, jangan-jangan itu hanya halusinansi atau khalayan sewaktu menyelam. Waktu pun terus berlalu setelah kejadian tersebut, namun ia tak kunjung mendapatkan jawapan yang memuaskan tentang fenomena ganjil tersebut.
Sampai pada suatu hari ia bertemu dengan seorang profesor Muslim, kemudian ia pun menceritakan fenomena ganjil itu. Profesor itu teringat pada ayat Al Quran tentang bertemunya dua lautan ( surat Ar-Rahman ayat 19-20) yang sering diidentikkan dengan Terusan Suez . Ayat itu berbunyi “Marajal bahraini yaltaqiyaan, bainahumaa barzakhun laa yabghiyaan.. .”Ertinya: “Dia biarkan dua lautan bertemu, di antara keduanya ada batas yang tidak boleh ditembus.” Kemudian dibacakan surat Al Furqan ayat 53 di atas.
Selain itu, dalam beberapa kitab tafsir, ayat tentang bertemunya dua lautan tapi tak bercampur airnya diertikan sebagai lokasi muara sungai, di mana terjadi pertemuan antara air tawar dari sungai dan air masin dari laut. Namun tafsir itu tidak menjelaskan ayat berikutnya dari
surat Ar-Rahman ayat 22 yang berbunyi “Yakhruju minhuma lu’lu`u wal marjaan”
ertinya “Keluar dari keduanya mutiara dan marjan.” Padahal di muara sungai tidak
ditemukan mutiara.
Terpesonalah Mr. Costeau mendengar ayat-ayat Al Qur’an itu, melebihi kekagumannya melihat keajaiban pemandangan yang pernah dilihatnya di lautan yang dalam. Al Qur’an ini mustahil disusun oleh Muhammad yang hidup di abad ke tujuh, suatu zaman saat belum ada peralatan selam yang canggih untuk mencapai lokasi yang jauh terpencil di kedalaman samudera. Benar-benar suatu mukjizat, berita tentang fenomena ganjil 14 abad yang silam akhirnya terbukti pada abad 20. Mr. Costeau pun berkata bahawa Al Qur’an memang sesungguhnya kitab suci yang berisi firman Allah, yang seluruh kandungannya mutlak benar.
Allahu Akbar…! Mr. Costeau mendapat hidayah melalui fenomena teknologi kelautan.
Maha Benar Allah yang Maha Agung.
CAPTAIN (JACQUES) COUSTEAU, French
Di Prancis, Islam telah menyebar dengan kecepatan sangat tinggi diantara rakyat Prancis. Jumlah warga Prancis yg meninggalkan Christian & bertukar jadi Islam telah seramai 40.000 orang per tahun. Nilai ini sudah dipastikan dengan Paderi Besar Gereja di Paris, Jabatan tertinggi di Gereja Katholic France.
Ialah suatu hal yg patut diperhatikan jika orang-orang yg bertukar menjadi Islam ialah tak cuma berlaku di kalangan pekerja & rakyat sipil biasa, tapi juga dari kalangan termashur & terkenal dari berbagai bidang.
Di antara orang-orang yang memilih Islam itu ialah Mr. Jacques Cousteau, yang diketahui oleh dunia luas dari explorasinya soalan kehidupan dibawah air.
Macam gelombang besar orang-orang ramai memeluk islam telah menyebar diantara Bintang superstar dunia dari Prancis, Captain Cousteau, Petualang bawah air paling terkenal di dunia, dia membagi tahu jika dia memilih Islam ialah KEPUTUSAN PALING TEPAT dalam sepanjang hidupnya.
Captain Cousteau, yang memaparkan rahsia samudra demi samudra dalam cinema film yg dia buat dan telah di siar luaskan oleh berbagai televisien dunia dalam TV program iaitu "Sub-Headed The Living Sea", memaparkan jika apa alasan sebenar yg membuat dia secara pasti memilih agama Islam ialah: setelah memeriksa & membuktikan jika Samudra Atlantik dan Laut Mediteranian tidak bercampur satu sama lain, dia membuktikan sendiri jika kejadian ini terdapat dalam Qur'anul Karim yg telah tertulis 1400 tahun lalu saat belum ada peralatan oceanography secanggih abad 20.
Captain Cousteau bercerita saat saat kejadian yg menyebabkan dia memeluk Islam seperti dibawah ini:
"Pada tahun 1962, Ilmuwan Jerman mengatakan jika air dari Laut Merah dan Samudra Indian tidak bercampur satu sama lain di selat Bab-Ul-Mandab dimana Teluk Aden & Laut Merah bertemu. Jadi, kami memulai menyelidiki cuaca & air dari Samudra Atlantik & Laut Mediteranian bertemu satu sama lain.
Kali pertama, kami analyse air dari Mediteranian untok menemukan Kadar Garam & Kepadatan Air serta yang berkenaan. Kami mengulanginya dengan cara yg sama kat Samudra Atlantik. Dua jenis lautan telah bertemu satu sama lain di selat Gibraltar selama ribuan tahun.
Sepatutnya, 2 lautan air seharusnya bersatu sama lain dan mereka seharusnya berbagi serupa, atau paling kurang hampir sama Kadar Garam & Kerapatan Airnya. Tetapi yg terjadi ialah sebaliknya, meski dalam tempat yg sama, dimana 2 lautan itu bertemu, maka 2 lautan ini nampak jelas sangat tetap terpisah satu sama lain.
Dalam pemaparan lain, soalan dimana 2 lautan bertemu, batas air ini memisahkan dan mencegah air 2 lautan ini bersatu. Sewaktu sy sampaikan pada Professor Maurice Bucaille soalan kejadian alam ini, dia berkata: Itu tak mengejutkan saya kerana itu telah tertulis jelas dalam kitab suci ummat Islam, Qur'anul Karim.
Sungguh! Fakta ini telah ditulis dengan bahasa yg jelas sangat dalam Qur'anul Kariim. Saat sy ketahui hal ini, Saya percaya dengan bukti jika Qur'anul Kariim ialah "Firman ALLAH". Saya lalu memilih islam, Agama yg benar. Kebenaran & kejujuran dalam agama Islam memberi saya kekuatan untuk menanggung beban hati yg diderita kerana kehilangan anak saya."
Setengah pengkaji mengatakan, itu bukanlah sungai biasa, itu adalah lapisan hidrogen sulfida, nampak seperti sungai… luar biasa bukan? Lihatlah betapa hebatnya ciptaan Allah SWT.
Shadaqallahu Al `Azhim.Rasulullah s.a.w. bersabda: “Sesungguhnya hati manusia akan berkarat sebagaimana besi yang dikaratkan oleh air.” Bila seorang bertanya, “Apakah caranya untuk menjadikan hati-hati ini bersih kembali?” Rasulullah s.a.w. bersabda, “Selalulah ingat mati dan membaca Al Quran.”
Sementara, dalam alkitab christian, tak ada keterangan soalan sungai tawar dibawah laut yang mengalir dalam 1 tempat tapi terpisah.
Yang ada ialah semua air laut mengering sekali, tak ada 1 keterangan pun seperti yg ditulis dalam Qur'an.
Yosua 2:10 Sebab kami mendengar, bahwa TUHAN telah mengeringkan air Laut Teberau di depan kamu, ketika kamu berjalan keluar dari Mesir, dan apa yang kamu lakukan kepada kedua raja orang Amori yang di seberang sungai Yordan itu, yakni kepada Sihon dan Og, yang telah kamu tumpas.
Meski Rasulullah Muhammad SAW memiliki banyak mukjizat fisik seperti menyembuhkan orang lumpuh, membelah bulan, berbicara dengan binatang seperti Nabi Sulaiman, para sahabat berjalan diatas laut, memberi makan ribuan orang dengan sikit makanan, dan masih sekitar 300 mukjizat lainnya yang telah sy tulis dalam wall post 1 bulan lepas, tapi tetaplah Qur'an ialah Mukjizat terbesar & sepanjang masa.
Itulah mengapa Qur'an disebut mukjizat terbesar & sepanjang masa kerana banyak ayat Qur'an yang baru dapat dibuktikan oleh peralatan modern abad terahir. Mulai dari Astronomi, Geology, Biology, Math, chemistry, Oceanography dan segala bidang.
Sebuah Mukjizat terbesar berupa sebuah buku yang diturunkan melalui seorang Al-Amin (tak pernah berbohong) yang tak dapat membaca dizaman kuno kepada ummat terakhir yang pintar dan selalu membaca buku di zaman modern dan baru dapat dibuktikan oleh peralatan akhir zaman. Siapa lagi yg mewahyukan jika bukan PENCIPTA ALAM SEMESTA?
Tuhan layarkanku ke arah cintaMu,Tuntuniku menggapai redhaMu,Rimbunan kasihMu kuberteduh KepadaMu yaTuhan. Berikan secebis keinsafan,Bekalan sepanjang perjalanan Mencari ketenangan,Biar Kau menjadi saksi,Tulus tangisku kala dini hari,Kesempatan yang hanya sebentar Moga keikhlasanku terlakar,Berikanlah ku hidayah, Agar dikuatkan iman yang lemah,Moga diberkati hidup ini,Menuju bahagia yang kekal abadi.
Khamis, 13 Mei 2010
Rabu, 12 Mei 2010
ADANYA KEBESARANNYA DLM TUBUH ANAK ADAM......
Dengan menyebut nama ALLAH yg Maha Pengasih lg Maha Penyayang..Maha SuciNYA lg Maha Berkuasa dan Maha Mencipta.Semoga artikel ini dapat menambah ketakwaan kita kpdNYA..mudah2an..
Seorang ilmuwan yang penemuannya sehebat Gallileo, Newton dan Einstein yang berhasil membuktikan tentang keterkaitan antara Alquran dan rancang struktur tubuh manusia adalah Dr. Ahmad Khan. Dia adalah lulusan Summa Cumlaude dari Duke University. Walaupun ia ilmuwan muda yang tengah menanjak, terlihat cintanya hanya untuk Allah dan untuk penelitian genetiknya. Ruang kerjanya yang dihiasi kaligrafi, kertas-kertas penghargaan, tumpukan buku-buku kumal dan kitab suci yang sering dibukanya, menunjukkan bahwa ia merupakan kombinasi dari ilmuwan dan pecinta kitab suci.
Salah satu penemuannya yang menggemparkan dunia ilmu pengetahuan adalah ditemukannya informasi lain selain konstruksi Polipeptida yang dibangun dari kodon DNA. Ayat pertama yang mendorong penelitiannya adalah Surat “Fussilat” ayat 53 yang juga dikuatkan dengan hasil-hasil penemuan Profesor Keith Moore ahli embriologi dari Kanada. Penemuannya tersebut diilhami ketika Khatib pada waktu salat Jumat membacakan salah satu ayat yang ada kaitannya dengan ilmu biologi. Bunyi ayat tersebut adalah sebagai berikut:
“…Sanuriihim ayatinaa filafaaqi wa fi anfusihim hatta yatabayyana lahum annahu ul-haqq…” Yang artinya: “Kemudian akan Kami tunjukkan tanda-tanda kekuasaan kami pada alam dan dalam diri mereka, sampai jelas bagi mereka bahwa ini adalah kebenaran”.
Hipotesis awal yang diajukan Dr. Ahmad Khan adalah kata “ayatinaa” yang memiliki makna “Ayat Allah”, dijelaskan oleh Allah bahwa tanda- tanda kekuasaanNya ada juga dalam diri manusia. Menurut Ahmad Khan ayat-ayat Allah ada juga dalam DNA (Deoxy Nucleotida Acid) manusia. Selanjutnya ia beranggapan bahwa ada kemungkinan ayat Alquran merupakan bagian dari gen manusia. Dalam dunia biologi dan genetika dikenal banyaknya DNA yang hadir tanpa memproduksi protein sama sekali. Area tanpa produksi ini disebut Junk DNA atau DNA sampah. Kenyataannya DNA tersebut menurut Ahmad Khan jauh sekali dari makna sampah. Menurut hasil hasil risetnya, Junk DNA tersebut merupakan untaian firman-firman Allah sebagai pencipta serta sebagai tanda kebesaran Allah bagi kaum yang berpikir. Sebagaimana disindir oleh Allah; Afala tafakaruun (apakah kalian tidak mau bertafakur atau menggunakan akal pikiran?).
Setelah bekerjasama dengan adiknya yang bernama Imran, seorang yang ahli dalam analisis sistem, laboratorium genetiknya mendapatkan proyek dari pemerintah. Proyek tersebut awalnya ditujukan untuk meneliti gen kecerdasan pada manusia. Dengan kerja kerasnya Ahmad Khan berupaya untuk menemukan huruf Arab yang mungkin dibentuk dari rantai Kodon pada cromosome manusia. Sampai kombinasi tersebut menghasilkan ayat-ayat Alquran. Akhirnya pada tanggal 2 Januari tahun 1999 pukul 2 pagi, ia menemukan ayat yang pertama
“Bismillah ir Rahman ir Rahiim. Iqra bismirrabbika ladzi Khalq”; “bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan”.
Ayat tersebut adalah awal dari surat Al-A’laq yang merupakan surat pertama yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad di Gua Hira. Anehnya setelah penemuan ayat pertama tersebut ayat lain muncul satu persatu secara cepat. Sampai sekarang ia telah berhasil menemukan 1/10 ayat Alquran.
Dalam wawancara yang dikutip “Ummi” edisi 6/X/99, Ahmad Khan menyatakan:
“Saya yakin penemuan ini luar biasa, dan saya mempertaruhkan karier saya untuk ini. Saya membicarakan penemuan saya dengan dua rekan saya; Clive dan Martin seorang ahli genetika yang selama ini sinis terhadap Islam. Saya menyurati dua ilmuwan lain yang selama ini selalu alergi terhadap Islam yaitu Dan Larhammar dari Uppsala University Swedia dan Aris Dreisman dari Universitas Berlin.”
Ahmad Khan kemudian menghimpun penemuan-penemuannya dalam beberapa lembar kertas yang banyak memuat kode-kode genetika rantai kodon pada cromosome manusia yaitu; T, C, G, dan A masing-masing kode Nucleotida akan menghasilkan huruf Arab yang apabila dirangkai akan menjadi firman Allah yang sangat mengagumkan.
Di akhir wawancaranya Dr. Ahmad Khan berpesan “Semoga penerbitan buku saya “Alquran dan Genetik”, semakin menyadarkan umat Islam, bahwa Islam adalah jalan hidup yang lengkap. Kita tidak bisa lagi memisahkan agama dari ilmu politik, pendidikan atau seni. Semoga non muslim menyadari bahwa tidak ada gunanya mempertentangkan ilmu dengan agama. Demikian juga dengan ilmu-ilmu keperawatan. Penulis berharap akan datang suatu generasi yang mendalami prinsip-prinsip ilmu keperawatan yang digali dari agama Islam. Hal ini dapat dimulai dari niat baik para pemegang kebijakan (decission maker) yang beragama Islam baik di institusi pendidikan atau pada level pemerintah. Memfasilitasi serta memberi dukungan secara moral dan finansial.
Terbukanya tabir hati ahli Farmakologi Thailand
Profesor Tajaten Tahasen, Dekan Fakultas Farmasi Universitas Chiang Mai Thailand, baru-baru ini menyatakan diri masuk Islam saat membaca makalah Profesor Keith Moore dari Amerika. Keith Moore adalah ahli Embriologi terkemuka dari Kanada yang mengutip surat An-Nisa ayat 56 yang menjelaskan bahwa luka bakar yang cukup dalam tidak menimbulkan sakit karena ujung-ujung syaraf sensorik sudah hilang. Setelah pulang ke Thailand Tajaten menjelaskan penemuannya kepada mahasiswanya, akhirnya mahasiswanya sebanyak 5 orang menyatakan diri masuk Islam.
Bunyi dari surat An-Nisa tersebut antara lain sebagai berikut:
“Sesungguhnya orang-orang kafir terhadap ayat-ayat kami, kelak akan kami masukkan mereka ke dalam neraka, setiap kali kulit mereka terbakar hangus, kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain agar mereka merasakan pedihnya azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”
Ditinjau secara anatomi lapisan kulit kita terdiri atas 3 lapisan global yaitu; Epidermis, Dermis, dan Sub Cutis. Pada lapisan Sub Cutis banyak mengandung ujung-ujung pembuluh darah dan syaraf. Pada saat terjadi Combustio grade III (luka bakar yang telah menembus sub cutis) salah satu tandanya yaitu hilangnya rasa nyeri dari pasien. Hal ini disebabkan karena sudah tidak berfungsinya ujung-ujung serabut syaraf afferent dan efferent yang mengatur sensasi persefsi. Itulah sebabnya Allah menumbuhkan kembali kulit yang rusak pada saat ia menyiksa hambaNya yang kafir supaya hambaNya tersebut dapat merasakan pedihnya azab Allah tersebut. Mahabesar Allah yang telah menyisipkan firman-firmannya dan informasi sebagian kebesaranNya lewat sel tubuh, kromosom, pembuluh darah, pembuluh syaraf dsb. Rabbana makhalqta hada batila, Ya…Allah tidak ada sedikit pun yang engkau ciptakan itu sia-sia.
Dari bahtera menuju Islam
Seorang pakar kelautan menyatakan betapa terpesonanya ia kepada Alquran yang telah memberikan jawaban dari pencariannya selama ini. Prof. Jackues Yves Costeau seorang oceanografer, yang sering muncul di televisi pada acara Discovey, ketika sedang menyelam menemukan beberapa mata air tawar di tengah kedalaman lautan. Mata air tersebut berbeda kadar kimia, warna dan rasanya serta tidak bercampur dengan air laut yang lainnya. Bertahun-tahun ia berusaha mengadakan penelitian dan mencari jawaban misteri tersebut. Sampai suatu hari bertemu dengan seorang profesor muslim, kemudian ia menjelaskan tentang ayat Alquran Surat Ar-Rahman ayat 19-20 dan surat Al-Furqon ayat 53. Awalnya ayat itu ditafsirkan muara sungai tetapi pada muara sungai ternyata tidak ditemukan mutiara. Terpesonalah Mr. Costeau sampai ia masuk Islam. Kutipan ayat tersebut antara lain sebagai berikut:
“Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan, yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antar keduanya dinding dan batas yang menghalang” (QS Al-Furqon: 53).
Berdasarkan contoh kasus di atas, dapat memberikan gambaran pada kita bahwa ayat suci Alquran mampu menjelaskan fenomena Cromosome, Anatomi, Oceanografi, Keperawatan dan antariksa (baca “Jurnal Keperawatan Unpad” edisi 4, hal 64-70). Sebenarnya masih banyak ayat-ayat Alquran yang menerangkan fenomena evolution and genetic seperti QS As-Sajdah 4, QS al-A’raf 53, QS Yusuf 3, QS Hud 7, tetapi karena keterbatasan ruangan pada kolom ini, serta dengan segala keterbatasan ilmu dan pengetahuan yang dimiliki penulis, maka kepada Allah jualah hendaknya kita berharap dan hanya Allah-lah yang Mahaluas dan Mahatinggi ilmunya. Wallahu a’lam.
Seorang ilmuwan yang penemuannya sehebat Gallileo, Newton dan Einstein yang berhasil membuktikan tentang keterkaitan antara Alquran dan rancang struktur tubuh manusia adalah Dr. Ahmad Khan. Dia adalah lulusan Summa Cumlaude dari Duke University. Walaupun ia ilmuwan muda yang tengah menanjak, terlihat cintanya hanya untuk Allah dan untuk penelitian genetiknya. Ruang kerjanya yang dihiasi kaligrafi, kertas-kertas penghargaan, tumpukan buku-buku kumal dan kitab suci yang sering dibukanya, menunjukkan bahwa ia merupakan kombinasi dari ilmuwan dan pecinta kitab suci.
Salah satu penemuannya yang menggemparkan dunia ilmu pengetahuan adalah ditemukannya informasi lain selain konstruksi Polipeptida yang dibangun dari kodon DNA. Ayat pertama yang mendorong penelitiannya adalah Surat “Fussilat” ayat 53 yang juga dikuatkan dengan hasil-hasil penemuan Profesor Keith Moore ahli embriologi dari Kanada. Penemuannya tersebut diilhami ketika Khatib pada waktu salat Jumat membacakan salah satu ayat yang ada kaitannya dengan ilmu biologi. Bunyi ayat tersebut adalah sebagai berikut:
“…Sanuriihim ayatinaa filafaaqi wa fi anfusihim hatta yatabayyana lahum annahu ul-haqq…” Yang artinya: “Kemudian akan Kami tunjukkan tanda-tanda kekuasaan kami pada alam dan dalam diri mereka, sampai jelas bagi mereka bahwa ini adalah kebenaran”.
Hipotesis awal yang diajukan Dr. Ahmad Khan adalah kata “ayatinaa” yang memiliki makna “Ayat Allah”, dijelaskan oleh Allah bahwa tanda- tanda kekuasaanNya ada juga dalam diri manusia. Menurut Ahmad Khan ayat-ayat Allah ada juga dalam DNA (Deoxy Nucleotida Acid) manusia. Selanjutnya ia beranggapan bahwa ada kemungkinan ayat Alquran merupakan bagian dari gen manusia. Dalam dunia biologi dan genetika dikenal banyaknya DNA yang hadir tanpa memproduksi protein sama sekali. Area tanpa produksi ini disebut Junk DNA atau DNA sampah. Kenyataannya DNA tersebut menurut Ahmad Khan jauh sekali dari makna sampah. Menurut hasil hasil risetnya, Junk DNA tersebut merupakan untaian firman-firman Allah sebagai pencipta serta sebagai tanda kebesaran Allah bagi kaum yang berpikir. Sebagaimana disindir oleh Allah; Afala tafakaruun (apakah kalian tidak mau bertafakur atau menggunakan akal pikiran?).
Setelah bekerjasama dengan adiknya yang bernama Imran, seorang yang ahli dalam analisis sistem, laboratorium genetiknya mendapatkan proyek dari pemerintah. Proyek tersebut awalnya ditujukan untuk meneliti gen kecerdasan pada manusia. Dengan kerja kerasnya Ahmad Khan berupaya untuk menemukan huruf Arab yang mungkin dibentuk dari rantai Kodon pada cromosome manusia. Sampai kombinasi tersebut menghasilkan ayat-ayat Alquran. Akhirnya pada tanggal 2 Januari tahun 1999 pukul 2 pagi, ia menemukan ayat yang pertama
“Bismillah ir Rahman ir Rahiim. Iqra bismirrabbika ladzi Khalq”; “bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan”.
Ayat tersebut adalah awal dari surat Al-A’laq yang merupakan surat pertama yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad di Gua Hira. Anehnya setelah penemuan ayat pertama tersebut ayat lain muncul satu persatu secara cepat. Sampai sekarang ia telah berhasil menemukan 1/10 ayat Alquran.
Dalam wawancara yang dikutip “Ummi” edisi 6/X/99, Ahmad Khan menyatakan:
“Saya yakin penemuan ini luar biasa, dan saya mempertaruhkan karier saya untuk ini. Saya membicarakan penemuan saya dengan dua rekan saya; Clive dan Martin seorang ahli genetika yang selama ini sinis terhadap Islam. Saya menyurati dua ilmuwan lain yang selama ini selalu alergi terhadap Islam yaitu Dan Larhammar dari Uppsala University Swedia dan Aris Dreisman dari Universitas Berlin.”
Ahmad Khan kemudian menghimpun penemuan-penemuannya dalam beberapa lembar kertas yang banyak memuat kode-kode genetika rantai kodon pada cromosome manusia yaitu; T, C, G, dan A masing-masing kode Nucleotida akan menghasilkan huruf Arab yang apabila dirangkai akan menjadi firman Allah yang sangat mengagumkan.
Di akhir wawancaranya Dr. Ahmad Khan berpesan “Semoga penerbitan buku saya “Alquran dan Genetik”, semakin menyadarkan umat Islam, bahwa Islam adalah jalan hidup yang lengkap. Kita tidak bisa lagi memisahkan agama dari ilmu politik, pendidikan atau seni. Semoga non muslim menyadari bahwa tidak ada gunanya mempertentangkan ilmu dengan agama. Demikian juga dengan ilmu-ilmu keperawatan. Penulis berharap akan datang suatu generasi yang mendalami prinsip-prinsip ilmu keperawatan yang digali dari agama Islam. Hal ini dapat dimulai dari niat baik para pemegang kebijakan (decission maker) yang beragama Islam baik di institusi pendidikan atau pada level pemerintah. Memfasilitasi serta memberi dukungan secara moral dan finansial.
Terbukanya tabir hati ahli Farmakologi Thailand
Profesor Tajaten Tahasen, Dekan Fakultas Farmasi Universitas Chiang Mai Thailand, baru-baru ini menyatakan diri masuk Islam saat membaca makalah Profesor Keith Moore dari Amerika. Keith Moore adalah ahli Embriologi terkemuka dari Kanada yang mengutip surat An-Nisa ayat 56 yang menjelaskan bahwa luka bakar yang cukup dalam tidak menimbulkan sakit karena ujung-ujung syaraf sensorik sudah hilang. Setelah pulang ke Thailand Tajaten menjelaskan penemuannya kepada mahasiswanya, akhirnya mahasiswanya sebanyak 5 orang menyatakan diri masuk Islam.
Bunyi dari surat An-Nisa tersebut antara lain sebagai berikut:
“Sesungguhnya orang-orang kafir terhadap ayat-ayat kami, kelak akan kami masukkan mereka ke dalam neraka, setiap kali kulit mereka terbakar hangus, kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain agar mereka merasakan pedihnya azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”
Ditinjau secara anatomi lapisan kulit kita terdiri atas 3 lapisan global yaitu; Epidermis, Dermis, dan Sub Cutis. Pada lapisan Sub Cutis banyak mengandung ujung-ujung pembuluh darah dan syaraf. Pada saat terjadi Combustio grade III (luka bakar yang telah menembus sub cutis) salah satu tandanya yaitu hilangnya rasa nyeri dari pasien. Hal ini disebabkan karena sudah tidak berfungsinya ujung-ujung serabut syaraf afferent dan efferent yang mengatur sensasi persefsi. Itulah sebabnya Allah menumbuhkan kembali kulit yang rusak pada saat ia menyiksa hambaNya yang kafir supaya hambaNya tersebut dapat merasakan pedihnya azab Allah tersebut. Mahabesar Allah yang telah menyisipkan firman-firmannya dan informasi sebagian kebesaranNya lewat sel tubuh, kromosom, pembuluh darah, pembuluh syaraf dsb. Rabbana makhalqta hada batila, Ya…Allah tidak ada sedikit pun yang engkau ciptakan itu sia-sia.
Dari bahtera menuju Islam
Seorang pakar kelautan menyatakan betapa terpesonanya ia kepada Alquran yang telah memberikan jawaban dari pencariannya selama ini. Prof. Jackues Yves Costeau seorang oceanografer, yang sering muncul di televisi pada acara Discovey, ketika sedang menyelam menemukan beberapa mata air tawar di tengah kedalaman lautan. Mata air tersebut berbeda kadar kimia, warna dan rasanya serta tidak bercampur dengan air laut yang lainnya. Bertahun-tahun ia berusaha mengadakan penelitian dan mencari jawaban misteri tersebut. Sampai suatu hari bertemu dengan seorang profesor muslim, kemudian ia menjelaskan tentang ayat Alquran Surat Ar-Rahman ayat 19-20 dan surat Al-Furqon ayat 53. Awalnya ayat itu ditafsirkan muara sungai tetapi pada muara sungai ternyata tidak ditemukan mutiara. Terpesonalah Mr. Costeau sampai ia masuk Islam. Kutipan ayat tersebut antara lain sebagai berikut:
“Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan, yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antar keduanya dinding dan batas yang menghalang” (QS Al-Furqon: 53).
Berdasarkan contoh kasus di atas, dapat memberikan gambaran pada kita bahwa ayat suci Alquran mampu menjelaskan fenomena Cromosome, Anatomi, Oceanografi, Keperawatan dan antariksa (baca “Jurnal Keperawatan Unpad” edisi 4, hal 64-70). Sebenarnya masih banyak ayat-ayat Alquran yang menerangkan fenomena evolution and genetic seperti QS As-Sajdah 4, QS al-A’raf 53, QS Yusuf 3, QS Hud 7, tetapi karena keterbatasan ruangan pada kolom ini, serta dengan segala keterbatasan ilmu dan pengetahuan yang dimiliki penulis, maka kepada Allah jualah hendaknya kita berharap dan hanya Allah-lah yang Mahaluas dan Mahatinggi ilmunya. Wallahu a’lam.
KESAHIHAN DAN KEASLIAN BATU TERGANTUNG ISRA MIKRAJ.
Setiap kali menjelang kalendar Rejab sempena kedatangan tarikh peristiwa Isra’ Mikraj, pasti gambar-gambar ini disebarkan ke serata dunia maya dan hasilnya, ramailah yang mempercayainya..
Berikut adalah gambar-gambar palsu yang kononnya ia adalah Batu Terapung atau Batu Tergantung seperti yang tercatat dalam peristiwa Israk Mikraj, tersebar meluas di dalam internet.
AWAS JANGAN TERPEDAYA !!!
Gambar2 PALSU
Gambar PALSU kononnya Batu Terapung / Tergantung di Palestine ini terus disebarkan dan amat kurang bagi mereka yang bertanya akan kesahihannya.
Gambar batu yang serupa dari sudut yang lain. Dah Nampak..?
Juga satu lagi sudut gambar palsu ini. Dah jelas?
Sekali lagi sudut yang lain gambar palsu ini. Haa.. Jelas..?
Tadaa.. ‘Breaking The Magician Code: The Magic Secret Reavealed’.
Teknik murahan Guna Photoshop..
Jadi.. Mana yang ASLInya..?
___________________________ …
Gambar ASLI dan SAHIH Batu Terapung yang disebut dalam peristiwa Isra’ Mikraj..
Tempat Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasallam Dimikrajkan
Ulama umumnya berpendapat Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasallam bermikraj dari satu tempat di Baitulmaqdis yang disebut sebagai Qubbatul Mikraj (kubah tempat dimikrajkan). Tempat itu juga dikenali sebagai Sakhrah Baitulmaqdis.
Pengalaman Al-Imam Abu Bakar Ibnul ‘Arabi
Dalam kitab al-Israk wal-Mikraj oleh Khalid Saiyyid Ali di halaman 82, atas tajuk yang bermaksud ‘Tempat Nabi bermikraj’, disebut di bawahnya suatu penulisan (yang bermaksud): “Berkatalah al-Imam Abu Bakar Ibnul ‘Arabi, ketika membuat penjelasan (syarah) Kitab al-Muwattak oleh Imam Malik disebutkan, batu besar di Baitulmaqdis adalah suatu keajaiban Allah SWT.
“Batu itu berdiri sendiri di tengah-tengah Masjidil Aqsa, tergantung-gantung dan terpisah daripada semua bahagiannya dengan bumi. Tidak ada yang memegangnya, melainkan Yang Memegang langit, daripada jatuh menimpa bumi.”
“Di puncaknya dari arah selatan, itulah tempat kaki Nabi Sallallahu ‘Alaihi Wasallam berpijak untuk menaiki Buraq, di sebelah itu agak condong. Dikatakan kerana kegerunannya atas kehebatan baginda Sallallahu ‘Alaihi Wasallam maka batu itu tergantung, saya sendiri takut untuk berada di bawahnya, kerana takut batu itu menghempap saya kerana dosa-dosa saya.”
“Setelah beberapa ketika kemudian, saya pun memberanikan diri dan masuk berteduh di bawahnya, maka saya dapat melihat pelbagai keajaiban. Saya dapat menyaksikan ia dari semua arah. Saya benar-benar melihatnya terpisah dari bumi. Ada arah yang lebih jauh terpisah dari bumi daripada arah yang lain.”
Batu Terapung Pada Hari Ini Dari Pengalaman Dato’ Dr Haron Din
Ada pun mutakhir ini, saya sendiri berpengalaman, telah masuk dan melihat batu tersebut, yang sekarang tempat itu dikenali sebagai Qubbatul Sakhrah (kubah yang di bawahnya ada batu). Sekarang ini sudah berada di belakang daripada Masjid al Aqsa.
Jika dilihat Masjid al-Aqsa, imam akan dilihat berada nun jauh daripada arah kiblat dan berakhir kawasan masjid dengan Qubbatul Sakhrah ini.
Satu lagi gambar asli dan sahih Batu Terapung. Para Jemaah Mengambil Kesempatan Solat Di Bawah Batu Terapung
Meneliti Batu Terapung
Saya telah memasuki tempat ini, berpeluang melihat batu itu dan masuk ke bawahnya. Memang batu itu benar-benar wujud dan terletak di tengah-tengah bangunan. Gambaran sekarang ini, batu itu jika dilihat daripada bawah, seolah-olah seperti sebuah payung besar, seperti gua yang kita berada di bawahnya. Saya menganggarkan keluasan tempat itu, sebesar ruang solat untuk 20 atau 25 orang, jika untuk masuk bersesak-sesak boleh sampai 150 orang.
Keadaan Berubah
Merenung batu itu dengan cermat, saya dapati ia sekarang terletak di atas fondisi konkrit batu yang kukuh. Di segenap arahnya berpijak ke atas fondisi itu dan tidak nampak pun ia tergantung seperti yang dijelaskan di atas. Semasa lawatan itu, saya kebetulan bertemu dengan Imam Besar Masjid al-Aqsa yang berada di situ, di samping pemandu pelancong kami. Mereka menyatakan memang dahulu batu besar yang macam payung itu tergantung-gantung.
Kegerunan Hati Manusia
Oleh kerana banyak pembesar-pembesar negara dan banyak pelawat-pelawat luar datang, mereka terperanjat dan amat gerun dengan keadaan batu itu, banyak yang tidak berani masuk di bawah batu itu, kerana takut tiba-tiba batu itu menghempap. Memandangan hal keselamatan penting dan mengelak daripada berlakunya berbagai tanggapan orang ramai ke atas keadaan yang unik itu, maka pihak berkuasa mengambil tindakan membina fondisi yang menyambung batu itu dari bumi.
Mengapa Berubah..?
Ketakutan pembesar-pembesar zaman ini samalah seperti yang dirasai oleh al-Imam Aku Bakar Ibnul ‘Arabi seperti dalam bukunya.
Maka atas itulah batu tersebut sudah tidak lagi kelihatan tergantung-gantung, tetapi ia menjadi seperti sebuah bangunan yang di bawahnya boleh dimasuki, ia kelihatan seperti sebuah batu biasa yang dapat dilihat. Wallahua’lam.
semoga kita mendapat manfaat daripada maklumat ini.Berhati2 fitnah2 akhir zaman ini.
Rabu, 31 Mac 2010
AIRMATA KERINDUANKU
Dikala keheningan ini...terkenang ana kepadanya..hati terasa amat merindui dirinya..tak tertahan lagi airmata ini ditahan,tertumpah jua mengalir membasahi wajah yang penuh dengan noda2 dosa ini..ya Rasullullah...Sesungguhnya aku amat meridui dirimu,aku amat menyintaimu,aku malu dengan noda2 dosaku,aku gagal menjadi ikhwanmu,gagal menjadi seperti yang kou inginkan.Ya rasullullah,betapa beratnya aku hidup diakhir zaman ini,dengan fitnah bermaharajalela,kadangkala aku tersungkur jua.apakah kou menerima aku menjadi umatmu,kiranya sudi kou terima aku sebagai ikhwanmu.makin deras airmataku mengenang betapa besar dan tingginya cinta kou kepada kami,sehingga nafasmu di keronggkong sekalipun kou masih menyebut nama2 kami,dikala kesakitan sakaratul maut kou hadapi,masih lagi kou berdoa untuk kami,mengumpulkan segala kesakitan itu kepadamu.yaALLAH...betapa mulianya kekasihMU ini.ya rasullullah,pernah dahi kou berdarah akibat tentangan musuh2mu,tetapi kou tenang,kou tidak berdendam malah kou mampu mengukir senyuman kemaafan dan mendoakan kebaikan untuk mereka,betapa tingginya akhlakmu.ya rasullullah,jika kou masih hidup lagi sekarang pasti kou menangis melihat umat2 yang kou cintai telah rosak akhlaknya,akhlak yang kou terapkan telah diruntuhkan oleh keegoaan mereka.pasti kou ada penawarnya.ya,penawarnya adalah al-quran dan sunnah2mu.Terima kasih ya rasullullah,kou tinggalkan kami 2harta yang buat kami senang dan lapang..sesungguhnya tiada makhluk yang terbaik dan terunggul melainkan dirimu,semoga mereka diluar mengenang budimu.wahai sahabat2ku..beringatlah sesungguhnya nyawa kita berada antara 2 kerdipan mata,dan kita telah dipintu akhir zaman,adakah sahabat2 masih mampu lagi dapat ketawa,bersenang,berlapang..usahlah ego dengan dirimu,marilah kita bersama2 beusaha menjadi ikhwan rasullullah yang terbaik,umat yang terbaik,perbaiki akhlak2 kita,menegakkan sunnahnya dan al-quran.pasti DIA akan membuka segala kesulitan kita selama ini,pasti akan dicampakkan kegerunan musush2 kita terhadap kita...ingatlah sesungguhnya azab ALLAH amat keras dan sesungguhnya jua DIA maha pengampun.
Rabu, 3 Mac 2010
BIODATA MAKHLUK YANG TERUNGGUL......
BIODATA RASULULLAH SAW
· Nama : Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muttalib bin Hashim.
· Tarikh lahir : Subuh hari Isnin, 12 Rabiulawal bersamaan 20 April 571 Masehi (dikenali sebagai Tahun Gajah; sempena peristiwa tentera bergajah Abrahah yang menyerang kota Kaabah).
· Tempat lahir : Di rumah Abu Talib, Makkah Al-Mukarramah.
· Nama bapa : Abdullah bin Abdul Muttalib bin Hashim.
· Nama ibu : Aminah binti Wahab bin Abdul Manaf.
· Pengasuh pertama : Barakah Al-Habsyiyyah (digelar Ummu Aiman. Hamba perempuan bapa Rasulullah SAW).
· Ibu susu pertama : Thuwaibah (hamba perempuan Abu Lahab).
· Ibu susu kedua : Halimah binti Abu Zuaib As-Saadiah (lebih dikenali Halimah As-Saadiah. Suaminya bernama Abu Kabsyah).
USIA 5 TAHUN
· Peristiwa pembelahan dada Rasulullah SAW yang dilakukan oleh dua malaikat untuk mengeluarkan bahagian syaitan yang wujud di dalam hatinya.
USIA 6 TAHUN
· Ibunya Aminah binti Wahab ditimpa sakit dan meninggal dunia di Al-Abwa ' (sebuah kampung yang terletak di antara Makkah dan Madinah).
· Baginda dipelihara oleh Ummu Aiman (hamba perempuan bapa Rasulullah SAW) dan dibiayai oleh datuknya Abdul Muttalib.
USIA 8 TAHUN
· Datuknya, Abdul Muttalib pula meninggal dunia.
· Baginda dipelihara pula oleh bapa saudaranya, Abu Talib.
USIA 9 TAHUN (Setengah riwayat mengatakan pada usia 12 tahun).
· Bersama bapa saudaranya, Abu Talib bermusafir ke Syam atas urusan perniagaan..
· Di kota Busra, negeri Syam, seorang pendita Nasrani bernama Bahira (Buhaira) telah bertemu ketua-ketua rombongan untuk menceritakan tentang pengutusan seorang nabi di kalangan bangsa Arab yang akan lahir pada masa itu.
USIA 20 TAHUN
· Terlibat dalam peperangan Fijar . Ibnu Hisyam di dalam kitab ' Sirah ' , jilid1, halaman 184-187 menyatakan pada ketika itu usia Muhammad SAW ialah 14 atau 15 tahun. Baginda menyertai peperangan itu beberapa hari dan berperanan mengumpulkan anak-anak panah sahaja.
· Menyaksikan ' perjanjian Al-Fudhul ' ; perjanjian damai untuk memberi pertolongan kepada orang yang dizalimi di Makkah.
USIA 25 TAHUN
· Bermusafir kali kedua ke Syam atas urusan perniagaan barangan Khadijah binti Khuwailid Al-Asadiyah.
· Perjalanan ke Syam ditemani oleh Maisarah; lelaki suruhan Khadijah.
· Baginda SAW bersama-sama Abu Talib dan beberapa orang bapa saudaranya yang lain pergi berjumpa Amru bin Asad (bapa saudara Khadijah) untuk meminang Khadijah yang berusia 40 tahun ketika itu.
· Mas kahwin baginda kepada Khadijah adalah sebanyak 500 dirham.
USIA 35 TAHUN
· Banjir besar melanda Makkah dan meruntuhkan dinding Kaabah.
· Pembinaan semula Kaabah dilakukan oleh pembesar-pembesar dan penduduk Makkah.
· Rasulullah SAW diberi kemuliaan untuk meletakkan ' Hajarul-Aswad ' ke tempat asal dan sekaligus meredakan pertelingkahan berhubung perletakan batu tersebut.
USIA 40 TAHUN
· Menerima wahyu di gua Hira ' sebagai perlantikan menjadi Nabi dan Rasul akhir zaman.
USIA 53 TAHUN
· Berhijrah ke Madinah Al-Munawwarah dengan ditemani oleh Saidina Abu Bakar Al-Siddiq.
· Sampai ke Madinah pada tanggal 12 Rabiulawal/ 24 September 622M.
USIA 63 TAHUN
· Kewafatan Rasulullah SAW di Madinah Al-Munawwarah pada hari Isnin, 12 Rabiulawal tahun 11Hijrah/ 8 Jun 632 Masihi.
ISTERI-ISTERI RASULULLAH SAW
§ Khadijah Binti Khuwailid.
§ Saudah Binti Zam'ah.
§ Aisyah Binti Abu Bakar (anak Saidina Abu Bakar).
§ Hafsah binti ' Umar (anak Saidina ' Umar bin Al-Khattab).
§ Ummi Habibah Binti Abu Sufyan.
§ Hindun Binti Umaiyah (digelar Ummi Salamah).
§ Zainab Binti Jahsy.
§ Maimunah Binti Harith.
§ Safiyah Binti Huyai bin Akhtab.
§ Zainab Binti Khuzaimah (digelar ' Ummu Al-Masakin ' ; Ibu Orang Miskin).
ANAK-ANAK RASULULLAH SAW
1. Qasim
2. Abdullah
3.. Ibrahim
4. Zainab
5. Ruqaiyah
6. Ummi Kalthum
7. Fatimah Al-Zahra
KENALI NABI MUHAMMAD S.A.W. ( drpd yg diceritakan oleh para sahabat )
- Aku belum pernah melihat lelaki yang sekacak Rasulullah saw..
- Aku melihat cahaya dari lidahnya.
- Seandainya kamu melihat Baginda, seolah-olah kamu melihat matahari terbit.
- Rasulullah jauh lebih cantik dari sinaran bulan.
- Rasulullah umpama matahari yang bersinar.
- Apabila Rasulullah berasa gembira, wajahnya bercahaya spt bulan purnama.
- Kali pertama memandangnya sudah pasti akan terpesona.
- Wajahnya tidak bulat tetapi lebih cenderung kepada bulat.
- Wajahnya seperti bulan purnama.
- Dahi baginda luas, raut kening tebal, terpisah di tengahnya.
- Urat darah kelihatan di antara dua kening dan nampak semakin jelas semasa marah.
- Mata baginda hitam dengan bulu mata yang panjang.
- Garis-garis merah di bahagian putih mata, luas kelopaknya, kebiruan asli di bahagian sudut.
- Hidungnya agak mancung, bercahaya penuh misteri, kelihatan luas sekali pertama kali melihatnya.
- Mulut baginda sederhana luas dan cantik.
- Giginya kecil dan bercahaya, indah tersusun, renggang di bahagian depan.
- Apabila berkata-kata, cahaya kelihatan memancar dari giginya.
- Janggutnya penuh dan tebal menawan.
- Lehernya kecil dan panjang, terbentuk dengan cantik seperti arca.
- Warna lehernya putih seperti perak, sangat indah.
- Kepalanya besar tapi terlalu elok bentuknya.
- Rambutnya sedikit ikal.
- Rambutnya tebal kdg-kdg menyentuh pangkal telinga dan kdg-kdg mencecah bahu tapi disisir rapi.
- Rambutnya terbelah di tengah.
- Di tubuhnya tidak banyak rambut kecuali satu garisan rambut menganjur dari dada ke pusat.
- Dadanya bidang dan selaras dgn perut. Luas bidang antara kedua bahunya lebih drpd biasa.
- Seimbang antara kedua bahunya.
- Pergelangan tangannya lebar, lebar tapak tangannya, jarinya juga besar dan tersusun dgn cantik.
- Tapak tangannya bagaikan sutera yang lembut.
- Perut betisnya tidak lembut tetapi cantik
- Kakinya berisi, tapak kakinya terlalu licin sehingga tidak melekat air.
- Terlalu sedikit daging di bahagian tumit kakinya.
- Warna kulitnya tidak putih spt kapur atau coklat tapi campuran coklat dan putih.
- Warna putihnya lebih banyak.
- Warna kulit baginda putih kemerah-merahan.
- Warna kulitnya putih tapi sihat.
- Kulitnya putih lagi bercahaya.
- Binaan badannya sempurna, tulang-temulangnya besar dan kukuh.
- Badannya tidak gemuk.
- Badannya tidak tinggi dan tidak pula rendah, kecil tapi berukuran sederhana lagi kacak.
- Perutnya tidak buncit.
- Badannya cenderung kepada tinggi, semasa berada di kalangan org ramai baginda kelihatan lebih tinggi drpd mereka.
· Nama : Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muttalib bin Hashim.
· Tarikh lahir : Subuh hari Isnin, 12 Rabiulawal bersamaan 20 April 571 Masehi (dikenali sebagai Tahun Gajah; sempena peristiwa tentera bergajah Abrahah yang menyerang kota Kaabah).
· Tempat lahir : Di rumah Abu Talib, Makkah Al-Mukarramah.
· Nama bapa : Abdullah bin Abdul Muttalib bin Hashim.
· Nama ibu : Aminah binti Wahab bin Abdul Manaf.
· Pengasuh pertama : Barakah Al-Habsyiyyah (digelar Ummu Aiman. Hamba perempuan bapa Rasulullah SAW).
· Ibu susu pertama : Thuwaibah (hamba perempuan Abu Lahab).
· Ibu susu kedua : Halimah binti Abu Zuaib As-Saadiah (lebih dikenali Halimah As-Saadiah. Suaminya bernama Abu Kabsyah).
USIA 5 TAHUN
· Peristiwa pembelahan dada Rasulullah SAW yang dilakukan oleh dua malaikat untuk mengeluarkan bahagian syaitan yang wujud di dalam hatinya.
USIA 6 TAHUN
· Ibunya Aminah binti Wahab ditimpa sakit dan meninggal dunia di Al-Abwa ' (sebuah kampung yang terletak di antara Makkah dan Madinah).
· Baginda dipelihara oleh Ummu Aiman (hamba perempuan bapa Rasulullah SAW) dan dibiayai oleh datuknya Abdul Muttalib.
USIA 8 TAHUN
· Datuknya, Abdul Muttalib pula meninggal dunia.
· Baginda dipelihara pula oleh bapa saudaranya, Abu Talib.
USIA 9 TAHUN (Setengah riwayat mengatakan pada usia 12 tahun).
· Bersama bapa saudaranya, Abu Talib bermusafir ke Syam atas urusan perniagaan..
· Di kota Busra, negeri Syam, seorang pendita Nasrani bernama Bahira (Buhaira) telah bertemu ketua-ketua rombongan untuk menceritakan tentang pengutusan seorang nabi di kalangan bangsa Arab yang akan lahir pada masa itu.
USIA 20 TAHUN
· Terlibat dalam peperangan Fijar . Ibnu Hisyam di dalam kitab ' Sirah ' , jilid1, halaman 184-187 menyatakan pada ketika itu usia Muhammad SAW ialah 14 atau 15 tahun. Baginda menyertai peperangan itu beberapa hari dan berperanan mengumpulkan anak-anak panah sahaja.
· Menyaksikan ' perjanjian Al-Fudhul ' ; perjanjian damai untuk memberi pertolongan kepada orang yang dizalimi di Makkah.
USIA 25 TAHUN
· Bermusafir kali kedua ke Syam atas urusan perniagaan barangan Khadijah binti Khuwailid Al-Asadiyah.
· Perjalanan ke Syam ditemani oleh Maisarah; lelaki suruhan Khadijah.
· Baginda SAW bersama-sama Abu Talib dan beberapa orang bapa saudaranya yang lain pergi berjumpa Amru bin Asad (bapa saudara Khadijah) untuk meminang Khadijah yang berusia 40 tahun ketika itu.
· Mas kahwin baginda kepada Khadijah adalah sebanyak 500 dirham.
USIA 35 TAHUN
· Banjir besar melanda Makkah dan meruntuhkan dinding Kaabah.
· Pembinaan semula Kaabah dilakukan oleh pembesar-pembesar dan penduduk Makkah.
· Rasulullah SAW diberi kemuliaan untuk meletakkan ' Hajarul-Aswad ' ke tempat asal dan sekaligus meredakan pertelingkahan berhubung perletakan batu tersebut.
USIA 40 TAHUN
· Menerima wahyu di gua Hira ' sebagai perlantikan menjadi Nabi dan Rasul akhir zaman.
USIA 53 TAHUN
· Berhijrah ke Madinah Al-Munawwarah dengan ditemani oleh Saidina Abu Bakar Al-Siddiq.
· Sampai ke Madinah pada tanggal 12 Rabiulawal/ 24 September 622M.
USIA 63 TAHUN
· Kewafatan Rasulullah SAW di Madinah Al-Munawwarah pada hari Isnin, 12 Rabiulawal tahun 11Hijrah/ 8 Jun 632 Masihi.
ISTERI-ISTERI RASULULLAH SAW
§ Khadijah Binti Khuwailid.
§ Saudah Binti Zam'ah.
§ Aisyah Binti Abu Bakar (anak Saidina Abu Bakar).
§ Hafsah binti ' Umar (anak Saidina ' Umar bin Al-Khattab).
§ Ummi Habibah Binti Abu Sufyan.
§ Hindun Binti Umaiyah (digelar Ummi Salamah).
§ Zainab Binti Jahsy.
§ Maimunah Binti Harith.
§ Safiyah Binti Huyai bin Akhtab.
§ Zainab Binti Khuzaimah (digelar ' Ummu Al-Masakin ' ; Ibu Orang Miskin).
ANAK-ANAK RASULULLAH SAW
1. Qasim
2. Abdullah
3.. Ibrahim
4. Zainab
5. Ruqaiyah
6. Ummi Kalthum
7. Fatimah Al-Zahra
KENALI NABI MUHAMMAD S.A.W. ( drpd yg diceritakan oleh para sahabat )
- Aku belum pernah melihat lelaki yang sekacak Rasulullah saw..
- Aku melihat cahaya dari lidahnya.
- Seandainya kamu melihat Baginda, seolah-olah kamu melihat matahari terbit.
- Rasulullah jauh lebih cantik dari sinaran bulan.
- Rasulullah umpama matahari yang bersinar.
- Apabila Rasulullah berasa gembira, wajahnya bercahaya spt bulan purnama.
- Kali pertama memandangnya sudah pasti akan terpesona.
- Wajahnya tidak bulat tetapi lebih cenderung kepada bulat.
- Wajahnya seperti bulan purnama.
- Dahi baginda luas, raut kening tebal, terpisah di tengahnya.
- Urat darah kelihatan di antara dua kening dan nampak semakin jelas semasa marah.
- Mata baginda hitam dengan bulu mata yang panjang.
- Garis-garis merah di bahagian putih mata, luas kelopaknya, kebiruan asli di bahagian sudut.
- Hidungnya agak mancung, bercahaya penuh misteri, kelihatan luas sekali pertama kali melihatnya.
- Mulut baginda sederhana luas dan cantik.
- Giginya kecil dan bercahaya, indah tersusun, renggang di bahagian depan.
- Apabila berkata-kata, cahaya kelihatan memancar dari giginya.
- Janggutnya penuh dan tebal menawan.
- Lehernya kecil dan panjang, terbentuk dengan cantik seperti arca.
- Warna lehernya putih seperti perak, sangat indah.
- Kepalanya besar tapi terlalu elok bentuknya.
- Rambutnya sedikit ikal.
- Rambutnya tebal kdg-kdg menyentuh pangkal telinga dan kdg-kdg mencecah bahu tapi disisir rapi.
- Rambutnya terbelah di tengah.
- Di tubuhnya tidak banyak rambut kecuali satu garisan rambut menganjur dari dada ke pusat.
- Dadanya bidang dan selaras dgn perut. Luas bidang antara kedua bahunya lebih drpd biasa.
- Seimbang antara kedua bahunya.
- Pergelangan tangannya lebar, lebar tapak tangannya, jarinya juga besar dan tersusun dgn cantik.
- Tapak tangannya bagaikan sutera yang lembut.
- Perut betisnya tidak lembut tetapi cantik
- Kakinya berisi, tapak kakinya terlalu licin sehingga tidak melekat air.
- Terlalu sedikit daging di bahagian tumit kakinya.
- Warna kulitnya tidak putih spt kapur atau coklat tapi campuran coklat dan putih.
- Warna putihnya lebih banyak.
- Warna kulit baginda putih kemerah-merahan.
- Warna kulitnya putih tapi sihat.
- Kulitnya putih lagi bercahaya.
- Binaan badannya sempurna, tulang-temulangnya besar dan kukuh.
- Badannya tidak gemuk.
- Badannya tidak tinggi dan tidak pula rendah, kecil tapi berukuran sederhana lagi kacak.
- Perutnya tidak buncit.
- Badannya cenderung kepada tinggi, semasa berada di kalangan org ramai baginda kelihatan lebih tinggi drpd mereka.
Isnin, 1 Mac 2010
TANGISAN INSAN2 YANG MULIA
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak akan masuk neraka seseorang yang menangis karena merasa takut kepada Allah sampai susu [yang telah diperah] bisa masuk kembali ke tempat keluarnya.”
(HR. Tirmidzi [1633]).
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,
“Ada tujuh golongan yang akan dinaungi oleh Allah pada hari ketika tidak ada naungan kecuali naungan-Nya;
[1] seorang pemimpin yang adil,
[2] seorang pemuda yang tumbuh dalam [ketaatan] beribadah kepada Allah ta’ala,
[3] seorang lelaki yang hatinya bergantung di masjid,
[4] dua orang yang saling mencintai karena Allah; mereka berkumpul dan berpisah karena-Nya, [5] seorang lelaki yang diajak oleh seorang perempuan kerkedudukan dan cantik [untuk berzina] akan tetapi dia mengatakan, ‘Sesungguhnya aku takut kepada Allah’,
[6] seorang yang bersedekah secara sembunyi-sumbunyi sampai-sampai tangan kirinya tidak tahu apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya, dan
[7] seorang yang mengingat Allah di kala sendirian sehingga kedua matanya mengalirkan air mata (menangis).” (HR. Bukhari [629] dan Muslim [1031]).
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, “Ada dua buah mata yang tidak akan tersentuh api neraka; mata yang menangis karena merasa takut kepada Allah, dan mata yang berjaga-jaga di malam hari karena menjaga pertahanan kaum muslimin dalam [jihad] di jalan Allah.” (HR. Tirmidzi [1639], disahihkan Syaikh al-Albani dalam Sahih Sunan at-Tirmidzi [1338]).
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak ada yang lebih dicintai oleh Allah selain dua jenis tetesan air dan dua bekas [pada tubuh]; yaitu tetesan air mata karena perasaan takut kepada Allah, dan tetesan darah yang mengalir karena berjuang [berjihad] di jalan Allah. Adapun dua bekas itu adalah; bekas/luka pada tubuh yang terjadi akibat bertempur di jalan Allah dan bekas pada tubuh yang terjadi karena mengerjakan salah satu kewajiban yang diberikan oleh Allah.” (HR. Tirmidzi [1669] disahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam Sahih Sunan at-Tirmidzi [1363])
Abdullah bin Umar radhiyallahu’anhuma mengatakan, “Sungguh, menangis karena takut kepada Allah itu jauh lebih aku sukai daripada berinfak uang seribu dinar!”.
Ka’ab bin al-Ahbar rahimahullah mengatakan, “Sesungguhnya mengalirnya air mataku sehingga membasahi kedua pipiku karena takut kepada Allah itu lebih aku sukai daripada aku berinfak emas yang besarnya seukuran tubuhku.”
Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu mengatakan; suatu ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadaku, “Bacakanlah al-Qur’an kepadaku.” Maka kukatakan kepada beliau, “Wahai Rasulullah, apakah saya bacakan al-Qur’an kepada anda sementara al-Qur’an itu diturunkan kepada anda?”. Maka beliau menjawab, “Sesungguhnya aku senang mendengarnya dibaca oleh selain diriku.” Maka akupun mulai membacakan kepadanya surat an-Nisaa’. Sampai akhirnya ketika aku telah sampai ayat ini (yang artinya), “Lalu bagaimanakah ketika Kami datangkan saksi bagi setiap umat dan Kami jadikan engkau sebagai saksi atas mereka.” (QS. an-Nisaa’ : 40). Maka beliau berkata, “Cukup, sampai di sini saja.” Lalu aku pun menoleh kepada beliau dan ternyata kedua mata beliau mengalirkan air mata.” (HR. Bukhari [4763] dan Muslim [800]).
Dari Ubaidullah bin Umair rahimahullah, suatu saat dia pernah bertanya kepada Aisyah radhiyallahu’anha, “Kabarkanlah kepada kami tentang sesuatu yang pernah engkau lihat yang paling membuatmu kagum pada diri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam?”. Maka ‘Asiyah pun terdiam lalu mengatakan,"Pada suatu malam, beliau (nabi) berkata, ‘Wahai Aisyah, biarkanlah malam ini aku sendirian untuk beribadah kepada Rabbku.’ Maka aku katakan, ‘Demi Allah, sesungguhnya saya sangat senang dekat dengan anda. Namun saya juga merasa senang apa yang membuat anda senang.’ Aisyah menceritakan, ‘Kemudian beliau bangkit lalu bersuci dan kemudian mengerjakan shalat.’ Aisyah berkata, ‘Beliau terus menerus menangis sampai-sampai basahlah bagian depan pakaian beliau!’. Aisyah mengatakan, ‘Ketika beliau duduk [dalam shalat] maka beliau masih terus menangis sampai-sampai jenggotnya pun basah oleh air mata!’. Aisyah melanjutkan, ‘Kemudian beliau terus menangis sampai-sampai tanah [tempat beliau shalat] pun menjadi ikut basah [karena tetesan air mata]!”.
Lalu datanglah Bilal untuk mengumandangkan adzan shalat (Subuh). Ketika dia melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menangis, Bilal pun berkata, ‘Wahai Rasulullah, anda menangis? Padahal Allah telah mengampuni dosa anda yang telah berlalu maupun yang akan datang?!’. Maka Nabi pun menjawab, ‘Apakah aku tidak ingin menjadi hamba yang pandai bersyukur?! Sesungguhnya tadi malam telah turun sebuah ayat kepadaku, sungguh celaka orang yang tidak membacanya dan tidak merenungi kandungannya! Yaitu ayat (yang artinya), “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi….dst sampai selesai” (QS. Ali Imran : 190).” (HR. Ibnu Hiban [2/386] dan selainnya. Disahihkan Syaikh al-Albani dalam Sahih at-Targhib [1468] dan ash-Shahihah [68]).
Mu’adz radhiyallahu’anhu pun suatu ketika pernah menangis tersedu-sedu. Kemudian ditanyakan kepadanya, “Apa yang membuatmu menangis?”. Maka beliau menjawab,
al-Hasan al-Bashri rahimahullah pun pernah menangis, dan ditanyakan kepadanya, “Apa yang membuatmu menangis?”. Maka beliau menjawab, “Aku khawatir besok Allah akan melemparkan diriku ke dalam neraka dan tidak memperdulikanku lagi.”
Abu Musa al-Asya’ri radhiyallahu’anhu suatu ketika memberikan khutbah di Bashrah, dan di dalam khutbahnya dia bercerita tentang neraka. Maka beliau pun menangis sampai-sampai air matanya membasahi mimbar! Dan pada hari itu orang-orang (yang mendengarkan) pun menangis dengan tangisan yang amat dalam.
Abu Hurairah radhiyallahu’anhu menangis pada saat sakitnya [menjelang ajal]. Maka ditanyakan kepadanya, “Apa yang membuatmu menangis?!”. Maka beliau menjawab, “Aku bukan menangis gara-gara dunia kalian [yang akan kutinggalkan] ini. Namun, aku menangis karena jauhnya perjalanan yang akan aku lalui sedangkan bekalku teramat sedikit, sementara bisa jadi nanti sore aku harus mendaki jalan ke surga atau neraka, dan aku tidak tahu akan ke manakah digiring diriku nanti?”.
Suatu malam al-Hasan al-Bashri rahimahullah terbangun dari tidurnya lalu menangis sampai-sampai tangisannya membuat segenap penghuni rumah kaget dan terbangun. Maka mereka pun bertanya mengenai keadaan dirinya, dia menjawab, “Aku teringat akan sebuah dosaku, maka aku pun menangis.”
Lihatla wahai sahabat2 ku,para wali ALLAH yang menangis kerna gementarnya sekecil dosa mereka.andai kita ditanya kenapa kita menangis,pasti jawapan kematian saudara,kesakitan,kehilangan barang tersayang dan sebagainya keduniaan,di maan letaknya air mata yang bisa menebus dirimu daripada nerakaNYA....dimana?
Laa haula wa laa quwwata illa billah! Alangkah jauhnya akhlak kita dibandingkan dengan akhlak para salafush shalih? wahai saudaraku, Tidakkah dosamu membuatmu menangis dan bertaubat kepada Rabbmu? apakah kamu berkira umurmu masih panjang,adakah hatimu telah buta,hitam dilitupi kabus dosa?Dengan linangan airmata,ana bermohon marilah kita berubah segera sebelum kita terlewat,diwaktu tiada siapa yang dapat menolong.Usahlah menjadi makluk yang ingkar,yang lupa,dan tidak tahu mengenang budi kepada RABBnya.
MAKNA KUNCI PINTU LANGIT DAN SYURGA
Makna La ilaha illallah
Rujukan : Kitab Tauhid li Shafil Awwal hal. 45
Makna syahadat la ilaha illallah adalah meyakini bahwa tidak ada yang berhak mendapatkan ibadah kecuali Allah, konsisten dengan pengakuan itu dan mengamalkannya. La ilaha menolak keberhakan untuk diibadahi pada diri selain Allah, siapapun orangnya. Sedangkan illallah merupakan penetapan bahwa yang berhak diibadahi hanyalah Allah. Sehingga makna kalimat ini adalah la ma’buda haqqun illallah atau tidak ada sesembahan yang benar selain Allah. Sehingga keliru apabila la ilaha illallah diartikan tidak ada sesembahan/tuhan selain Allah, karena ada yang kurang. Harus disertakan kata ‘yang benar’ Karena pada kenyataannya sesembahan selain Allah itu banyak. Dan kalau pemaknaan ‘tidak ada sesembahan selain Allah’ itu dibenarkan maka itu artinya semua peribadahan orang kepada apapun disebut beribadah kepada Allah, dan tentu saja ini adalah kebatilan yang sangat jelas.
Kalimat syahadat ini telah mengalami penyimpangan penafsiran di antaranya adalah :
- Pemaknaan la ilaha illalah dengan ‘la ma’buda illallah’ tidak ada sesembahan selain Allah, hal ini jelas salahnya karena yang disembah oleh orang tidak hanya Allah namun beraneka ragam
- Pemaknaan la ilaha illallah dengan ‘la khaliqa illallah’ tidak ada pencipta selain Allah. Makna ini hanya bagian kecil dari kandungan la ilaha illallah dan bukan maksud utamanya. Sebab makna ini hanya menetapkan tauhid rububiyah dan itu belumlah cukup.
- Pemaknaan la ilaha illallah dengan ‘la hakimiyata illallah’ tidak ada hukum kecuali hukum Allah, maka inipun hanya sebagian kecil maknanya bukan tujuan utama dan tidak mencukupi.
Makna Muhammad Rasulullah
Rujukan : Kitab Tauhid li Shafil Awwal hal. 46
Sedangkan makna syahadat anna Muhammadar rasulullah adalah mengakui secara lahir dan batin bahwa beliau adalah hamba dan utusan-Nya yang ditujukan kepada segenap umat manusia dan harus disertai sikap tunduk melaksanakan syari’at beliau yaitu dengan membenarkan sabdanya, melaksanakan perintahnya, menjauhi larangannya dan beribadah kepada Allah hanya dengan tuntunannya.
Rukun dan Syarat Syahadat
Rujukan : Kitab Tauhid li Shafil Awwal hal. 46-48
La ilaha illallah terdiri dari dua rukun : nafi/penolakan, yaitu yang terkandung di dalam la ilaha dan itsbat/penetapan, yaitu yang terkandung dalam illallah. Maka dengan la ilaha dihapuslah segala bentuk kesyirikan dan mengharuskan mengingkari segala sesembahan selain Allah. Sedangkan dengan illallah maka ibadah hanya boleh ditujukan kepada Allah dan harus tunduk melaksanakannya. Ayat-ayat yang mengungkapkan dua rukun ini banyak, di antaranya adalah firman Allah tentang ucapan Nabi Ibrahim, “Sesungguhnya aku berlepas diri dari semua sesembahan kalian, selain (Allah) yang telah menciptakan diriku.” (QS. az-Zukhruf : 26).
Sedangkan rukun syahadat anna Muhammad rasulullah ada dua yaitu ; pernyataan bahwa beliau adalah hamba Allah dan sebagai rasul-Nya. Beliau adalah hamba, maka tidak boleh diibadahi dan diperlakukan secara berlebihan. Dan beliau adalah rasul maka tidak boleh didustakan ataupun diremehkan. Beliau membawa berita gembira dan peringatan bagi seluruh umat manusia.
Syarat-syarat la ilaha illallah adalah :
- Mengetahui maknanya, lawan dari bodoh
- Meyakininya, lawan dari ragu-ragu
- Menerimanya, lawan dari menolak
- Tunduk kepadanya, lawan dari membangkang
- Ikhlas dalam beribadah, lawan dari syirik
- Jujur dalam mengucapkannya, lawan dari dusta
- Mencintai isinya dan tidak membencinya
- Mengakui risalahnya secara lahir dan batin
- Mengucapkan dan mengakuinya dengan lisan
- Mengikutinya, yaitu dengan mengamalkan kebenaran yang beliau bawa dan meninggalkan kebatilan yang beliau larang
- Membenarkan beritanya, baik yang terkait dengan perkara gaib di masa silam atau masa depan
- Mencintai beliau lebih dalam daripada kecintaan terhadap diri sendiri, harta, anak, orang tua dan seluruh umat manusia
- Menjunjung tinggi sabdanya di atas semua ucapan manusia dan mengamalkan sunah/tuntunannya
Rujukan : Kitab Tauhid li Shafil Awwal hal. 50 dengan sedikit perubahan dan penambahan
Konsekuensi syahadat la ilaha illallah adalah meninggalkan segala bentuk peribadahan dan ketergantungan hati kepada selain Allah. Selain itu ia juga melahirkan sikap mencintai orang yang bertauhid dan membenci orang yang berbuat syirik. Sedangkan konsekuensi syahadat Muhammad Rasulullah adalah menaati Nabi, membenarkan sabdanya, meninggalkan larangannya, beramal dengan sunnahnya dan meninggalkan bid’ah, serta mendahulukan ucapannya di atas ucapan siapapun. Selain itu, ia juga melahirkan sikap mencintai orang-orang yang taat dan setia dengan sunnahnya dan membenci orang-orang yang durhaka dan menciptakan perkara-perkara baru dalam urusan agama yang tidak ada tuntunannya.
Sabtu, 27 Februari 2010
SEMINAR - MENYINGKAP SEJARAH KHILAFAH
| | | |
| Tarikh : 7hb Mac 2010 (Ahad) bersamaan 21 Rabi’ul Awwal 1431 H Waktu : 0830 pagi - 1:00 petang Tempat : Masjid Jamek Sultan Abdul Aziz, Petaling Jaya (Berhampiran Hospital Assunta, PJ). |
AYUH...TEGAKKAN DAULAH KHILAFAH !!!!
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Rabu, 17 Februari 2010
Pengakuan Orang-orang Barat Terhadap Imam Mahdi
Di dalam post terbaru ini, kita akan lihat pengakuan orang-orang barat terhadap Imam Mahdi.
Agenda Yahudi yang Kesembilan (untuk memusnahkan umat Islam): Menjauhkan umat Islam dari memegang tampuk pemerintahan di negara-negara Islam dan jangan beri kesempatan bergerak.
Montgomery Watt
“Kalau sudah ditemui seorang pemimpin Islam yang (benar-benar) berkelayakan dan bercakap dengan suara Islam yang tepat pula, kemungkinan besar agama itu akan (bangkit kembali dan) merupakan sebuah kekuatan politik yang besar di dunia ini sekali lagi.”
Yang dimaksudkan oleh Montgomery itu adalah pemimpin yang bertaraf khalifah, kerana hanya seorang pemimpin yang bertaraf khalifah sahaja yang akan mampu menyatukan kembali seluruh umat Islam yang sedang kronik berpecah-belah pada hari ini. Pemimpin yang bertaraf Presiden atau Perdana Menteri tidak termasuk dalam senarai pemimpin yang dimaksudkan oleh beliau.
Taraf Presiden atau Perdana Menteri hanya layak untuk memimpin di dalam wilayah yang terhad atau dihadkan, tidak layak untuk memimpin dunia yang tanpa sempadan, atau sekurang-kurangnya di seluruh dunia Islam. Hanya seorang pemimpin yang bertaraf Khalifah sahaja yang akan diberi kemampuan dan berkelayakan penuh untuk berbuat demikian.
Ben Gurion
“Sesungguhnya yang paling menakutkan kami ialah, kalau dalam dunia Islam, sudah lahir seorang Muhammad Baru.”
Muhammad Baru yang dimaksudkan oleh Ben Gurion itu tidak lain dan tidak bukan adalah Imam Mahdi, kerana nama Imam Mahdi itu adalah Muhammad, sama dengan nama datuknya, Nabi Muhammad SAW. Jelaslah bahwa pihak Barat amat takutkan peribadi yang bernama Muhammad ini, yang digelar sebagai Imam Mahdi, dan ketakutan mereka itu tidak dapat disembunyikan lagi.
Jelaslah bahwa orang-orang Kristian adalah jauh lebih peka daripada kita, umat Islam sendiri dalam hal mempercayai dan meyakini kedatangan Imam Mahdi ke dunia ini. Mereka sentiasa berjaga-jaga menanti tibanya seorang pemimpin Islam bernama Muhammad, tahu pula tempat keluarnya dan bila keluarnya. Pada masa yang sama kita umat Islam masih lagi sibuk bercakaran mengenai sahih atau dhaifnya hadis-hadis mengenai Imam Mahdi itu.
Yang percaya kepada kedatangan Imam Mahdi sibuk mengutuk golongan yang tidak percaya, manakala yang tidak percaya, sibuk pula mengutuk golongan yang percaya kepada kedatangan Imam Mahdi. Titik pertemuan tidak juga diperoleh. Siapa lagi yang harus dipersalahkan dalam soal ini?
The Mahdi
Di dalam novel itu disebutkan andaian beliau bahawa isu Imam Mahdi ini akan dieksploitasi oleh kuasa-kuasa besar Barat. Kuasa-kuasa besar ini akan bergabung tenaga, fikiran dan matlamat untuk menonjolkan seorang yang mereka pilih sebagai Mahdi untuk diikuti oleh seluruh umat Islam. Tujuannya adalah untuk mencapai tujuan jahat mereka terhadap umat dan negara-negara Islam. Mahdi boneka ini dirancang oleh perisik-perisik CIA, MI5 dan KGB untuk muncul di Tanah Suci Makkah. Setelah itu, beliau akan mengarahkan seluruh umat Islam mengikut beliau tunduk kepada kuasa-kuasa besar Barat itu.
Selasa, 16 Februari 2010
5kegelapan yang diterangi 5cahaya
Abu Bakar Assidiq RA adalah salah seorang sahabat Rasullullah s.a.w yang paling rapat dan dijanjikan syurga,semasa hayat beliau,pernah menyatakan bahawa adanya 5kegelapan yang pasti anak adam akan lalui tetapi ada 5 cahaya yang akan menemani.
Dalam 5 Kegelapan dan 5 cahaya itu adalah :
Pertama
Kegelapan dunia,dunia yang disangka terang dengan cahaya mentari,cahaya bulan mahupun lampu yang bergemelapan rupanya gelap gelita,ramai yang terjatuh,tersungkur,rebah akibat kegelapan dunia, kegelapannya lebih dari gua tanpa cahaya dan malam tanpa bulan dan bintang di mana tinta2 lautan nafsu dan lembah2 kemaksiatan menutup segala cahaya yang membuat manusia lupa tujuan mereka di dunia,lupa akan TUHAN mereka dan jauh dari fitrah mereka.Yang amat menyedihkan sisi cahaya kebaikan dinodai perasaan aneh dan nampak buruk tetapi sisi gelap noda maksiat dilihat indah . ALLAH lebih maha mengetahui dan maha penyayang,DIA utuskan bulan di bumi,utusan2 yang membimbing manusia kejalan Takwa iaitu satu2nya cahaya penyelamat dan penyuluh manusia tetapi masih lagi yang menidakkan utusan2 ini,sengaja menutup mata kerana sifat sombong dan angkuh bermaharaja di hati,Sungguh benarlah firmanNYA Sesungguhnya manusia itu dalam kerugian,tetapi tidak pada yang bertakwa di jalanNYA.Ada yang menerima tetapi memalapkan cahaya itu dengan hawa nafsu,maksiat yang terus menerus sehingga cahaya itu hilang,dan mereka tersungkur dilembah kehinaan.Tanpa takwa manusia akan buta,akal tertutup dan ilangnya pertimbangan sehinggakan gejala2 sosial dan maksiat bermaharajalela,sebelum cahaya ini di tarik buat selamanya,ayuhla kita bersama kembali kejalanNYA,meniti titian keredhaanNYA,semoga fitnah2 kegelapan duniawi dapat diterangi untuk kita terus menyusuri denai2 perjuangan.
Kedua
Kegelapan noda2 dosa ,menggelapkan hati,membuatkan mata yang celik menjadi buta,akal yang waras menjadi gila,sifat manusia akan jadi haiwan,sesungguhnya manusia yang menzalimi diri mereka sendiri.Hanya cahaya taubat sahaja dapat mengelap noda2 agar cermin hati bisa menerima cahaya menembusinya.Nilai kegelapan hati boleh diukur dengan penerimaan kita terhadap segala perintahNYA.Dengan taubat kita hati akan merasa terang dan lapang.Seringkali kita dengar,masih belum dapat hidayah ,bagaimana nak bertaubat,ini adalah kesilpan manusia yang memberi alasan mengkhianati pintu2 cahaya taubat untuknya dari TUHAN yang MAHA ESA. Usahla menanti nyawa tiba di halkum untuk bertaubat kerana sesungguhnya dikala itu cahaya taubat telah ditarik selamanya.Wahai sahabat2,kasihanila dirimu sendiri,usahla memberi alasan2 lagi untuk berubah kepada jalanNYA.
Ketiga
Kegelapan ketiga ialah kuburan,yang pastinya ramai telah mengetahui kisah2 alam barzakh ini atau kubur,tetapi kerana kesombongan hati yang telah sedia hitam,kita mengkhianati kegelapan kuburan ini,yang amat ditakuti,tetapi berutunglah bila mereka meninggalkan alam yang fana ini dengan gengaman keyakina ucapan La Illa Ha Illallah Muhammadarrosulullah yang menjadi penyuluh di kuburan.kegelapan yang membuat kita takut,panas dan sesak nafas,apakah waktu itu baru kita mahu mengakui akan setiap cahaya2NYA yang dahulunya kita sengaja khianati.Bila kita dapat bayang,pasti kita akan menggeletar ketakutan,menangis kegerunan,tetapi kerana cahaya2 palsu dunia yang membuat kita lupa,leka dan cuai dalam mengembara alam fana ini.Bagaimana mereka boleh katakan istana yang besar itu istana mereka sedangkan kuburan yang sempit lagi gelap menanti mereka,rumah yang sebenar yang patut mereka sedar untuk dihiasi dan diterangi.
Ke empat
Kegelapan Akhirat cahayanya adalah amal sholeh, akhirat tak dapat untuk dibayangkan kegelapannya berbagai2 fitnah terjadi,kita akan menjerit2 bila melihat kejadian pembunuhan di depan mata,tetapi bagaimana dengan fitnah yang akan terjadi di akhirat yang pastinya lebih dasyat yang tidak dapat dibayangkan oleh akal yang waras,jika manusia sedar pasti mereka akan beramal soleh untuk menjdi lilinm,pelita,lampu,penyuluh dan bekalan di sana.Yang pastinya ketika itu ibubapa yang kita sayangi tidak akan mengenali kita,anaka2 tidak dikenali,kawan2 yang rapat hilang kemana,siapa yang dapat membantu,siapa?sedarlah wahai sahabat2ku kerana kegelapan di sana bukanlah seperti yang kita dapat bayng di dunia ini.Dengan berbagai fitnah,marila kita berdoa memohon agar Dia memimpin kita dalam istiqamah menataati perintahNYA dan beramal soleh sebagai bekalan di sana.Sedar la,sebelum matahari bersinar di barat,sebelum ayat2NYA hilang dari muka bumi,sebelum hilangnya ulama'sesungguhnya kita diamabng akhir zaman,pintu akhirat makin dekat.
Kelima
Kegelapan sirath cahayanya adalah iman
Sirath adalah jambatan yang menghubungkan masyar dengan syurga,lebih ahalus dari sehelai rambut dan lebih tajam dari pedang yang di bawah sirath terbentang neraka yang menyala.Adakah kita masih lagi ingin menidakakn titian sirat ini yang salah satu perkara ghaib yang wajib diimani.bagaimana logiknya untuyk kita lalui dengan selamat,tetapi itu kuasaNYA,yang lebih MAHA MENGETAHUI.bagaimana untuk kita selamat adalah dengan cahaya iman,ahanya kualiti iman yang membezakan manusia selamat atau tidak,lamabat atau cepat untuk meniti titian tersebut.Yang pasting manusia seperti hujan akan jatuh ke bawah,kedalam neraka yang maha dasyat azabNYA.usahlah kita terpedaya lagi dengan keindahan dan tipu daya fitnah dunia dengan cahaya2 palsu,yang pasti sebenarnya membuat kita gelap dan buta,teraba2.Selagi Dia memberi kita peluang,marilah kita bersama kembali kejalan yang diredhaiNYA,gunala sebaik2nya 5 cahaya pemberianNYA itu sebelum DIA menggelapkan kita selamanya.
Dalam 5 Kegelapan dan 5 cahaya itu adalah :
Pertama
Kegelapan dunia,dunia yang disangka terang dengan cahaya mentari,cahaya bulan mahupun lampu yang bergemelapan rupanya gelap gelita,ramai yang terjatuh,tersungkur,rebah akibat kegelapan dunia, kegelapannya lebih dari gua tanpa cahaya dan malam tanpa bulan dan bintang di mana tinta2 lautan nafsu dan lembah2 kemaksiatan menutup segala cahaya yang membuat manusia lupa tujuan mereka di dunia,lupa akan TUHAN mereka dan jauh dari fitrah mereka.Yang amat menyedihkan sisi cahaya kebaikan dinodai perasaan aneh dan nampak buruk tetapi sisi gelap noda maksiat dilihat indah . ALLAH lebih maha mengetahui dan maha penyayang,DIA utuskan bulan di bumi,utusan2 yang membimbing manusia kejalan Takwa iaitu satu2nya cahaya penyelamat dan penyuluh manusia tetapi masih lagi yang menidakkan utusan2 ini,sengaja menutup mata kerana sifat sombong dan angkuh bermaharaja di hati,Sungguh benarlah firmanNYA Sesungguhnya manusia itu dalam kerugian,tetapi tidak pada yang bertakwa di jalanNYA.Ada yang menerima tetapi memalapkan cahaya itu dengan hawa nafsu,maksiat yang terus menerus sehingga cahaya itu hilang,dan mereka tersungkur dilembah kehinaan.Tanpa takwa manusia akan buta,akal tertutup dan ilangnya pertimbangan sehinggakan gejala2 sosial dan maksiat bermaharajalela,sebelum cahaya ini di tarik buat selamanya,ayuhla kita bersama kembali kejalanNYA,meniti titian keredhaanNYA,semoga fitnah2 kegelapan duniawi dapat diterangi untuk kita terus menyusuri denai2 perjuangan.
Kedua
Kegelapan noda2 dosa ,menggelapkan hati,membuatkan mata yang celik menjadi buta,akal yang waras menjadi gila,sifat manusia akan jadi haiwan,sesungguhnya manusia yang menzalimi diri mereka sendiri.Hanya cahaya taubat sahaja dapat mengelap noda2 agar cermin hati bisa menerima cahaya menembusinya.Nilai kegelapan hati boleh diukur dengan penerimaan kita terhadap segala perintahNYA.Dengan taubat kita hati akan merasa terang dan lapang.Seringkali kita dengar,masih belum dapat hidayah ,bagaimana nak bertaubat,ini adalah kesilpan manusia yang memberi alasan mengkhianati pintu2 cahaya taubat untuknya dari TUHAN yang MAHA ESA. Usahla menanti nyawa tiba di halkum untuk bertaubat kerana sesungguhnya dikala itu cahaya taubat telah ditarik selamanya.Wahai sahabat2,kasihanila dirimu sendiri,usahla memberi alasan2 lagi untuk berubah kepada jalanNYA.
Ketiga
Kegelapan ketiga ialah kuburan,yang pastinya ramai telah mengetahui kisah2 alam barzakh ini atau kubur,tetapi kerana kesombongan hati yang telah sedia hitam,kita mengkhianati kegelapan kuburan ini,yang amat ditakuti,tetapi berutunglah bila mereka meninggalkan alam yang fana ini dengan gengaman keyakina ucapan La Illa Ha Illallah Muhammadarrosulullah yang menjadi penyuluh di kuburan.kegelapan yang membuat kita takut,panas dan sesak nafas,apakah waktu itu baru kita mahu mengakui akan setiap cahaya2NYA yang dahulunya kita sengaja khianati.Bila kita dapat bayang,pasti kita akan menggeletar ketakutan,menangis kegerunan,tetapi kerana cahaya2 palsu dunia yang membuat kita lupa,leka dan cuai dalam mengembara alam fana ini.Bagaimana mereka boleh katakan istana yang besar itu istana mereka sedangkan kuburan yang sempit lagi gelap menanti mereka,rumah yang sebenar yang patut mereka sedar untuk dihiasi dan diterangi.
Ke empat
Kegelapan Akhirat cahayanya adalah amal sholeh, akhirat tak dapat untuk dibayangkan kegelapannya berbagai2 fitnah terjadi,kita akan menjerit2 bila melihat kejadian pembunuhan di depan mata,tetapi bagaimana dengan fitnah yang akan terjadi di akhirat yang pastinya lebih dasyat yang tidak dapat dibayangkan oleh akal yang waras,jika manusia sedar pasti mereka akan beramal soleh untuk menjdi lilinm,pelita,lampu,penyuluh dan bekalan di sana.Yang pastinya ketika itu ibubapa yang kita sayangi tidak akan mengenali kita,anaka2 tidak dikenali,kawan2 yang rapat hilang kemana,siapa yang dapat membantu,siapa?sedarlah wahai sahabat2ku kerana kegelapan di sana bukanlah seperti yang kita dapat bayng di dunia ini.Dengan berbagai fitnah,marila kita berdoa memohon agar Dia memimpin kita dalam istiqamah menataati perintahNYA dan beramal soleh sebagai bekalan di sana.Sedar la,sebelum matahari bersinar di barat,sebelum ayat2NYA hilang dari muka bumi,sebelum hilangnya ulama'sesungguhnya kita diamabng akhir zaman,pintu akhirat makin dekat.
Kelima
Kegelapan sirath cahayanya adalah iman
Sirath adalah jambatan yang menghubungkan masyar dengan syurga,lebih ahalus dari sehelai rambut dan lebih tajam dari pedang yang di bawah sirath terbentang neraka yang menyala.Adakah kita masih lagi ingin menidakakn titian sirat ini yang salah satu perkara ghaib yang wajib diimani.bagaimana logiknya untuyk kita lalui dengan selamat,tetapi itu kuasaNYA,yang lebih MAHA MENGETAHUI.bagaimana untuk kita selamat adalah dengan cahaya iman,ahanya kualiti iman yang membezakan manusia selamat atau tidak,lamabat atau cepat untuk meniti titian tersebut.Yang pasting manusia seperti hujan akan jatuh ke bawah,kedalam neraka yang maha dasyat azabNYA.usahlah kita terpedaya lagi dengan keindahan dan tipu daya fitnah dunia dengan cahaya2 palsu,yang pasti sebenarnya membuat kita gelap dan buta,teraba2.Selagi Dia memberi kita peluang,marilah kita bersama kembali kejalan yang diredhaiNYA,gunala sebaik2nya 5 cahaya pemberianNYA itu sebelum DIA menggelapkan kita selamanya.
Jumaat, 15 Januari 2010
IMAM oh IMAM
Assalamu'alaikum warahmatullah..salam sejahtera dan ukhwah kepada para sahabat dan pembaca...alhamdullillah,masih lagi diizinkan untuk saya mencoret luahan nada jauh di sudut hati...Pasti anda tertanya kenapa plak tajuk artikel ini imam oh imam...jangan berfikiran buruk pula..Jemaah adalah satu tuntutan ISLAM,Tanya lah kepada para yahudi,nasrani atau majusi sekalipun,mereka akan takut bila masjid2 dan surau2 dipenuhi oleh barisan saf umat islam pada setiap waktu.Di dalam saf terdapatnya kekuatan,kedamian,keharmonian dan persaudaraan.saya mengucapkan tahniah kepada saudara yang hadir jemaah.Cuma kadangkala kita yang membuat jemaah berkurangan dan susah,kita boleh lihat sahaja ada segelintir para imam yang bacaannya agak panjang yang pastinya memberi bebanan kepada anak2 makmumnya yang hadir,kadangkala sayapun sering terfikir,adakah imam sendiri memahami setiap bacaannya,doa pula tidak kedengaran dengan jelas atau difahami maksudnya.ada juga cara bacaan doa yang sy menjadi musykil,seperti doa memohon ditolak bala,tangan diterbalikkan.adakah ini cara yang rasullullullah ajarkan.Tetapi hanya segelintir imam sebegitu,tidak bermaksud untuk ana berdepat cuma sekadar luahan hati.maafkan ana kiranya luahan ana salah.Apepun para saudara ku marilah kita berjemaah...di sana ada kekuatan dan persaudaraan kita....
Jumaat, 8 Januari 2010
TATAPAN UNTUK PARA MUSLIMAH
Isu masalah menutup aurat pada muslimah adalah satu isu semasa masalah yang kian parah dikalangan masyarakat kita,telah kering air liur rakan taulan,saudaramara mahupun makayah menasihati namun ada sahaja alasan dan hujah2 mereka mempertahankan hak mereka tak bertudung atau tidak menutup aurat ini, antaranya ialah hujah mereka,
tidak mahu hipokrit, tidak mahu berubah kerana disuruh.
Adakah layak kita menyatakan hujah sedemikian, meremehkan soal tuntutan dan suruhanNYA yang MAHA KUASA yang telah mengarahkan seluruh wanita muslimah untuk menutup aurat dan bukan hanya bertudung sahaja. Justeru, sama ada seseorang itu ikhlas atau tidak, suka atau tidak, disuruh oleh orang lain atau terbit dari hatinya sendiri, dia tetap WAJIB di sisi Allah untuk melaksanakan kewajiban itu. tiada istilah hipokrit dalam soal perintahNYA.
Sebagai contoh mana seorang pemandu tidak berhemah warganegara Malaysia yang menetap di United Kingdom (UK), dia akan terpaksa mengubah cara pemanduannya kerana hemah pemandu di UK amat tinggi, sesiapa sahaja yang kurang berhemah akan segera mendapat teguran pemandu lain, malah adakalanya pemandu lain akan segera menelefon polis atau mencatat nombor plat kereta untuk diadukan kepada polis.
Atas sebab itu, pemandu yang asalnya ‘brutal' or Samseng jalanan di Malaysia, TERPAKSA berubah di UK. Tidak kiralah sama ada dia berubah kerana hipokrit, terpaksa, tidak ikhlas atau apa jua sebab lauaran. Hakikatnya, dia MESTI berubah, kerana itu adalah sistem dan regulasinya. Mengabaikannya akan membawa mudarat kepada diri sendiri dan pemandu orang lain.
Sama seperti menutup aurat dan bertudung, itu adalah regulasi dan sistem perundangan oleh agama Islam, mengabaikannya akan membawa mudarat spiritual kepada diri sendiri dan juga orang lain.sesungguhnya DIA lagi MAHA MENGETAHUI di atas setiap perintahNYA.
Justeru itu, hipokrit tidak boleh sama sekali menjadi PENGHALANG untuk mengerjakan semua KEWAJIBAN agama, termasuk menutup aurat. Ia adalah arahan Allah dan hak Allah untuk menguji hambanya. Sama seperti mendirikan solat, membayar zakat, puasa Ramadhan dan semua arahan serta larangan Islam yang lain, sama ada seseorang itu ikhlas atau tidak, terpaksa atau tidak. Kewajiban untuk melakukan semua arahan wajib dan menjauhi larangan yang diharam tetap tertanggung di atas bahunya, walaupun dia tidak ikhlas atau masih gagal mencapai tahap Ikhlas.
Apa yang perlu diusahakan adalah terus menerus berusaha memperoleh ikhlas semasa melaksanakan perintah dan menjauhi larangan itu. Itu boleh dianggap sebagai adalah level kedua kesempurnaan ibadah. Level pertama adalah mesti melaksanakan tuntutan Islam.
Perlu diingat, jika seseorang menutup aurat dan menunaikan solat secara ikhlas atau separa ikhlas, maka dia akan beroleh ganjaran sekadar keikhlasannya. Namun tanggungjawab fizikal yang diwajibkan oleh agama dikira sudah terlaksana secara zahirnya. ATAU kata lainnya, tatkala itu dia hanya BERDOSA SEKALI iaitu kerana tidak melaksanakannya secara ikhlas, tetapi dia terhindar dari dosa tidak mengerjakan yang wajib ke atasnya secara zahir.
Namun jika dia degil dan tidak menutup aurat, tidak juga solat atas alasan TIDAK IKHLAS, TIDAK MAHU HIPOKRIT dan sebagainya. Tindakannya itu menjadikannya BERDOSA di sisi Allah secara fizikal dan juga spiritual, atau dalam kata lain saudari seperti menuai dosa yang bercambah setiap ada mata lelaki bukan mahram melihatnya.dan pastinya saudari akan menjawap dosa masing-masing,kubur masing-masing.Jika diperlihatkan azabNYA,adakah saudari akn berkata sedemikian.
Kesimpulannya, ‘ingin berubah hasil hati sendiri', ‘tidak ikhlas' dan ‘tidak mahu hipokrit' itu semuanya hanya bisikan syaitan yang ingin menyesatkan hamba Allah agar terus menerus menjauhi kewajibannya. Sedarlah agar jangan lagi terpedaya, ingatlah berterusan dalam dosa sedang mengetahui hukumnya akan terus menerus menambah besar kemurkaan Allah swt dan akan menjadikan diri sama sekali TIDAK MAMPU berubah di satu hari nanti yang diharapkan. selain itu ada juga kenyataan dikalangan mereka,
YANG BERTUDUNG PUN TIDAK SEMPURNA DAN BERAKHLAK BURUK.
Kembali kepada persoalan di atas, kelihatan mereka ini begitu membenci dan terganggu serta terkesan dengan keburukan akhlak dan cara tutupan aurat rakan yang lain yang dikatakan memakai tudung tetapi memakai pakaian ketat,berakhlak buruk,membuat maksiat dan sebagainya. Sehingga saudari merasa mereka semua hipokrit dan berburuk sangka.
Satu perkara yang ingin ana jelaskan, semua wanita yang bertudung tetapi berbaju ketat, skirt panjang terbelah, berbaju kebaya sempit dan sebagainya, semua mereka berada di satu tahap pada pandangan Islam. Iaitu SEMUA SEDANG MELAKUKAN DOSA DAN SEMUA TIDAK MENUTUP AURAT. Saudari perlulah tahu akan istilah menutup aurat yang sebenar dituntut islam.
Justeru, adalah SALAH bagi saudari menganggap ‘rakan itu' SEBAGAI MENUTUP AURAT TETAPI BURUK AKHLAK DAN BEROSA. Sebabnya, mereka juga TIDAK MENUTUP AURAT dalam tuntutan islam sebenar. Malah jika mereka benar-benar menutup aurat sekalipun, adalah SALAH untuk merujuk kepada mereka dalam menetap pendirian sama ada saudari perlu sudah sampai masa untuk menutup aurat atau tidak.
Adalah salah sama sekali dalam hal ehwal agama, untuk kita membandingkan diri kita dengan mereka yang lebih buruk agama dan akhlak. Ia adalah teknik Syaitan uuntuk menghentikan seseorang dari melakukan usaha pemulihan diri kepada yang lebih baik. Tanyala kepada diri, siapa kita untuk mengeluarkan hujah2 sedemikian, jangan sampai suatu hari nanti pintu hati saudari tidak akan berubah selamanya.
Telah di jelaskan dari hadis Nabi s.a.w, dalam hal agama dan kepatuhannya, kita mesti sentiasa melihat mereka yang lebih dari kita, agar kita terus berusaha manakala dalam hal keduniaan, barulah kita disuruh oleh Islam untuk melihat mereka yang kurang berbanding kita, agar kita lebih tahu untuk bersyukur dan tidak dijangkiti penyakit tamak.
Sabda Nabi :-
خَصْلَتَانِ من كَانَتَا فيه كَتَبَهُ الله شَاكِرًا صَابِرًا وَمَنْ لم تَكُونَا فيه لم يَكْتُبْهُ الله شَاكِرًا ولا صَابِرًا من نَظَرَ في دِينِهِ إلى من هو فَوْقَهُ فَاقْتَدَى بِهِ ونظر في دُنْيَاهُ إلى من هو دُونَهُ فَحَمِدَ اللَّهَ على ما فَضَّلَهُ بِهِ عليه ..
Ertinya : Dua perkara yang sesiapa dapat perolehinya akan ditulis dirinya sebagai hamba yang bersyukur dan sabar, sesiapa yang gagal dalamnya, tidak akan ditulis sebagai orang bersyukur dan sabar. Iaitu sesiapa yang melihat tentang agamanya kepada mereka yang jauh lebih baik darinya, lalu ia berusaha mengikutinya, dan dalam hal keduniaan mereka melihat kepada orang-orang yang kurang darinya sehingga ia memuji Allah atas nikmat yang diperolehinya .. ( Riwayat At-Tirmidzi, 4/665 ; Hadis Sohih menurut Tirmidzi dan Albani)
Ada juga dikalangan mereka berkata
WALAUPUN TIDAK MEMAKAI TUDUNG (MENUTUP AURAT) TETAPI MASIH JAGA SOLAT DAN MAMPU MENJAGA TINGKAH LAKU.
Sebelum itu, ana mengucapkan Tahniah atas kemampuan untuk terus menjaga solat dan menjaga tingkah laku, namun solat yang hakiki dan ikhlas akan menghasilkan seorang yang gerun melakukan dosa, serta akan mendorong seseorang untuk tanpa lengah menunaikan tanggungjawab yang diarahkan Allah seperti dalam isu menutup aurat.
Namun apabila saudari terus redha dalam pembukaan aurat sedangkan saudari menunaikan solat, ia bermakna solat saudari juga bermasalah. Tapi jangan pula mengatakan, "kalau begitu saya tak mahu solat kerana tak mahu hipokrit", ia telah kita bincang di atas tadi.
Juga, buktikan kepada diri bahawa jagaan solat saudari adalah benar-benar sebuah ketaatan dan bukan hanya kosong tanpa isi yang bermakna solat hipokrit,tak terkesan pada perbuatan dan identiti seorang muslimah. Tanda awal ia adalah benar-benar sebuah solat adalah saudari akan terbuka hati dengan cepat untuk menutup aurat tanpa terkesan dek buruk perangai orang sekitar yang kononnya menutup aurat tetapi buruk.
Justeru, ana menasihatkan saudari agar segera keluar dari jenis individu yang saudari sendiri benci (bertudung atau tutup aurat tapi tak solat, mengumpat dsbgnya). Saudari membenci perangai mereka tetapi dari sudut pandangan agama, saudari sebenanrya adalah sebahagian dari mereka kerana :
Mereka yang menutup aurat dan buruk perangai adalah sama darjatnya dengan mereka yang solat tapi tidak menutup aurat. Kedua-duanya tidak bertanggungjawab terhadap Allah dan sedang melakukan dosa.
Bagi ana, saudari yang tidak menutupa aurat ini lebih hipokrit kerana mereka tanya la hati saudari,benarkah saudari menyayangi ibuayah,abang atau suami saudari. Jika ya,tutupla aurat kerana mereka yang akan menanggung kesan daripada dosa-dosa saudari,kasihanilah mereka akan dipertanggungjawapkan hal-hal saudari ke atas bahu mereka.Adakah saudari mahu menderhaka kepada ibu, menyuruh melaksanakan suruhanNYA,tetapi saudari lebih mementingkan keegoaan dan kekerasan hati,dimanakah saudari nanti,ingatlah.Jika di duniapun kita telah rugi,jangan biarkan kita tak punya apa2 diakhirat nanti.
Saudari boleh fikir sendiri, bukankah mentaati ibu dalam hal yang agama adalah WAJIB?. Dan jatuh derhaka bagi seorang anak yang mengguris perasaan ibu, khususnya dalam hal nasihat ibu untuk kita mentaati arahan Allah swt. Alangkah tak dapat nak dibayangkan hanya kerana kegoaan yang tak seberapa,kita menerima kemurkaanNYA yang pasti saudari sendiri tak dapat nak bayangkan.
Wahai saudari,adakah masih ada hati saudari ingin sampaikan..
BUKAN SEKARANG MASA UNTUK BERUBAH,tunggulah jika dapat hidayah, kami pakai tudug...
Adakah saudari yang menentukan umur, adakah telah dijanjikan umur saudari dipanjangkan sehingga esok hari or hati telah keras dan dibutakan mata hati,sehingga tidak nampak teguran darinNYA dan hidayah dariNYA..Wahai sahabat, jika bukan sekarang, maka adakah apabila sudah terlantar di rumah mayat baru ingin beurbah. Sedarilah, bahawa kematian akan datang secara tiba-tiba dan tiada sebarang jaminan umur masih panjang beberapa minggu lagi.
Kebaikan dan pelaksanaan tanggungjawab jangan sesekali ditangguhkan, kelak kempunan di hadapan Allah. Moga Allah membantu kita untuk segera berubah dan terbuka untuk menerima jawapan ini.
dan teruslah kita semua berusaha untuk ikhlas dalam semua amalan kita. insyaALLAH.
tidak mahu hipokrit, tidak mahu berubah kerana disuruh.
Adakah layak kita menyatakan hujah sedemikian, meremehkan soal tuntutan dan suruhanNYA yang MAHA KUASA yang telah mengarahkan seluruh wanita muslimah untuk menutup aurat dan bukan hanya bertudung sahaja. Justeru, sama ada seseorang itu ikhlas atau tidak, suka atau tidak, disuruh oleh orang lain atau terbit dari hatinya sendiri, dia tetap WAJIB di sisi Allah untuk melaksanakan kewajiban itu. tiada istilah hipokrit dalam soal perintahNYA.
Sebagai contoh mana seorang pemandu tidak berhemah warganegara Malaysia yang menetap di United Kingdom (UK), dia akan terpaksa mengubah cara pemanduannya kerana hemah pemandu di UK amat tinggi, sesiapa sahaja yang kurang berhemah akan segera mendapat teguran pemandu lain, malah adakalanya pemandu lain akan segera menelefon polis atau mencatat nombor plat kereta untuk diadukan kepada polis.
Atas sebab itu, pemandu yang asalnya ‘brutal' or Samseng jalanan di Malaysia, TERPAKSA berubah di UK. Tidak kiralah sama ada dia berubah kerana hipokrit, terpaksa, tidak ikhlas atau apa jua sebab lauaran. Hakikatnya, dia MESTI berubah, kerana itu adalah sistem dan regulasinya. Mengabaikannya akan membawa mudarat kepada diri sendiri dan pemandu orang lain.
Sama seperti menutup aurat dan bertudung, itu adalah regulasi dan sistem perundangan oleh agama Islam, mengabaikannya akan membawa mudarat spiritual kepada diri sendiri dan juga orang lain.sesungguhnya DIA lagi MAHA MENGETAHUI di atas setiap perintahNYA.
Justeru itu, hipokrit tidak boleh sama sekali menjadi PENGHALANG untuk mengerjakan semua KEWAJIBAN agama, termasuk menutup aurat. Ia adalah arahan Allah dan hak Allah untuk menguji hambanya. Sama seperti mendirikan solat, membayar zakat, puasa Ramadhan dan semua arahan serta larangan Islam yang lain, sama ada seseorang itu ikhlas atau tidak, terpaksa atau tidak. Kewajiban untuk melakukan semua arahan wajib dan menjauhi larangan yang diharam tetap tertanggung di atas bahunya, walaupun dia tidak ikhlas atau masih gagal mencapai tahap Ikhlas.
Apa yang perlu diusahakan adalah terus menerus berusaha memperoleh ikhlas semasa melaksanakan perintah dan menjauhi larangan itu. Itu boleh dianggap sebagai adalah level kedua kesempurnaan ibadah. Level pertama adalah mesti melaksanakan tuntutan Islam.
Perlu diingat, jika seseorang menutup aurat dan menunaikan solat secara ikhlas atau separa ikhlas, maka dia akan beroleh ganjaran sekadar keikhlasannya. Namun tanggungjawab fizikal yang diwajibkan oleh agama dikira sudah terlaksana secara zahirnya. ATAU kata lainnya, tatkala itu dia hanya BERDOSA SEKALI iaitu kerana tidak melaksanakannya secara ikhlas, tetapi dia terhindar dari dosa tidak mengerjakan yang wajib ke atasnya secara zahir.
Namun jika dia degil dan tidak menutup aurat, tidak juga solat atas alasan TIDAK IKHLAS, TIDAK MAHU HIPOKRIT dan sebagainya. Tindakannya itu menjadikannya BERDOSA di sisi Allah secara fizikal dan juga spiritual, atau dalam kata lain saudari seperti menuai dosa yang bercambah setiap ada mata lelaki bukan mahram melihatnya.dan pastinya saudari akan menjawap dosa masing-masing,kubur masing-masing.Jika diperlihatkan azabNYA,adakah saudari akn berkata sedemikian.
Kesimpulannya, ‘ingin berubah hasil hati sendiri', ‘tidak ikhlas' dan ‘tidak mahu hipokrit' itu semuanya hanya bisikan syaitan yang ingin menyesatkan hamba Allah agar terus menerus menjauhi kewajibannya. Sedarlah agar jangan lagi terpedaya, ingatlah berterusan dalam dosa sedang mengetahui hukumnya akan terus menerus menambah besar kemurkaan Allah swt dan akan menjadikan diri sama sekali TIDAK MAMPU berubah di satu hari nanti yang diharapkan. selain itu ada juga kenyataan dikalangan mereka,
YANG BERTUDUNG PUN TIDAK SEMPURNA DAN BERAKHLAK BURUK.
Kembali kepada persoalan di atas, kelihatan mereka ini begitu membenci dan terganggu serta terkesan dengan keburukan akhlak dan cara tutupan aurat rakan yang lain yang dikatakan memakai tudung tetapi memakai pakaian ketat,berakhlak buruk,membuat maksiat dan sebagainya. Sehingga saudari merasa mereka semua hipokrit dan berburuk sangka.
Satu perkara yang ingin ana jelaskan, semua wanita yang bertudung tetapi berbaju ketat, skirt panjang terbelah, berbaju kebaya sempit dan sebagainya, semua mereka berada di satu tahap pada pandangan Islam. Iaitu SEMUA SEDANG MELAKUKAN DOSA DAN SEMUA TIDAK MENUTUP AURAT. Saudari perlulah tahu akan istilah menutup aurat yang sebenar dituntut islam.
Justeru, adalah SALAH bagi saudari menganggap ‘rakan itu' SEBAGAI MENUTUP AURAT TETAPI BURUK AKHLAK DAN BEROSA. Sebabnya, mereka juga TIDAK MENUTUP AURAT dalam tuntutan islam sebenar. Malah jika mereka benar-benar menutup aurat sekalipun, adalah SALAH untuk merujuk kepada mereka dalam menetap pendirian sama ada saudari perlu sudah sampai masa untuk menutup aurat atau tidak.
Adalah salah sama sekali dalam hal ehwal agama, untuk kita membandingkan diri kita dengan mereka yang lebih buruk agama dan akhlak. Ia adalah teknik Syaitan uuntuk menghentikan seseorang dari melakukan usaha pemulihan diri kepada yang lebih baik. Tanyala kepada diri, siapa kita untuk mengeluarkan hujah2 sedemikian, jangan sampai suatu hari nanti pintu hati saudari tidak akan berubah selamanya.
Telah di jelaskan dari hadis Nabi s.a.w, dalam hal agama dan kepatuhannya, kita mesti sentiasa melihat mereka yang lebih dari kita, agar kita terus berusaha manakala dalam hal keduniaan, barulah kita disuruh oleh Islam untuk melihat mereka yang kurang berbanding kita, agar kita lebih tahu untuk bersyukur dan tidak dijangkiti penyakit tamak.
Sabda Nabi :-
خَصْلَتَانِ من كَانَتَا فيه كَتَبَهُ الله شَاكِرًا صَابِرًا وَمَنْ لم تَكُونَا فيه لم يَكْتُبْهُ الله شَاكِرًا ولا صَابِرًا من نَظَرَ في دِينِهِ إلى من هو فَوْقَهُ فَاقْتَدَى بِهِ ونظر في دُنْيَاهُ إلى من هو دُونَهُ فَحَمِدَ اللَّهَ على ما فَضَّلَهُ بِهِ عليه ..
Ertinya : Dua perkara yang sesiapa dapat perolehinya akan ditulis dirinya sebagai hamba yang bersyukur dan sabar, sesiapa yang gagal dalamnya, tidak akan ditulis sebagai orang bersyukur dan sabar. Iaitu sesiapa yang melihat tentang agamanya kepada mereka yang jauh lebih baik darinya, lalu ia berusaha mengikutinya, dan dalam hal keduniaan mereka melihat kepada orang-orang yang kurang darinya sehingga ia memuji Allah atas nikmat yang diperolehinya .. ( Riwayat At-Tirmidzi, 4/665 ; Hadis Sohih menurut Tirmidzi dan Albani)
Ada juga dikalangan mereka berkata
WALAUPUN TIDAK MEMAKAI TUDUNG (MENUTUP AURAT) TETAPI MASIH JAGA SOLAT DAN MAMPU MENJAGA TINGKAH LAKU.
Sebelum itu, ana mengucapkan Tahniah atas kemampuan untuk terus menjaga solat dan menjaga tingkah laku, namun solat yang hakiki dan ikhlas akan menghasilkan seorang yang gerun melakukan dosa, serta akan mendorong seseorang untuk tanpa lengah menunaikan tanggungjawab yang diarahkan Allah seperti dalam isu menutup aurat.
Namun apabila saudari terus redha dalam pembukaan aurat sedangkan saudari menunaikan solat, ia bermakna solat saudari juga bermasalah. Tapi jangan pula mengatakan, "kalau begitu saya tak mahu solat kerana tak mahu hipokrit", ia telah kita bincang di atas tadi.
Juga, buktikan kepada diri bahawa jagaan solat saudari adalah benar-benar sebuah ketaatan dan bukan hanya kosong tanpa isi yang bermakna solat hipokrit,tak terkesan pada perbuatan dan identiti seorang muslimah. Tanda awal ia adalah benar-benar sebuah solat adalah saudari akan terbuka hati dengan cepat untuk menutup aurat tanpa terkesan dek buruk perangai orang sekitar yang kononnya menutup aurat tetapi buruk.
Justeru, ana menasihatkan saudari agar segera keluar dari jenis individu yang saudari sendiri benci (bertudung atau tutup aurat tapi tak solat, mengumpat dsbgnya). Saudari membenci perangai mereka tetapi dari sudut pandangan agama, saudari sebenanrya adalah sebahagian dari mereka kerana :
Mereka yang menutup aurat dan buruk perangai adalah sama darjatnya dengan mereka yang solat tapi tidak menutup aurat. Kedua-duanya tidak bertanggungjawab terhadap Allah dan sedang melakukan dosa.
Bagi ana, saudari yang tidak menutupa aurat ini lebih hipokrit kerana mereka tanya la hati saudari,benarkah saudari menyayangi ibuayah,abang atau suami saudari. Jika ya,tutupla aurat kerana mereka yang akan menanggung kesan daripada dosa-dosa saudari,kasihanilah mereka akan dipertanggungjawapkan hal-hal saudari ke atas bahu mereka.Adakah saudari mahu menderhaka kepada ibu, menyuruh melaksanakan suruhanNYA,tetapi saudari lebih mementingkan keegoaan dan kekerasan hati,dimanakah saudari nanti,ingatlah.Jika di duniapun kita telah rugi,jangan biarkan kita tak punya apa2 diakhirat nanti.
Saudari boleh fikir sendiri, bukankah mentaati ibu dalam hal yang agama adalah WAJIB?. Dan jatuh derhaka bagi seorang anak yang mengguris perasaan ibu, khususnya dalam hal nasihat ibu untuk kita mentaati arahan Allah swt. Alangkah tak dapat nak dibayangkan hanya kerana kegoaan yang tak seberapa,kita menerima kemurkaanNYA yang pasti saudari sendiri tak dapat nak bayangkan.
Wahai saudari,adakah masih ada hati saudari ingin sampaikan..
BUKAN SEKARANG MASA UNTUK BERUBAH,tunggulah jika dapat hidayah, kami pakai tudug...
Adakah saudari yang menentukan umur, adakah telah dijanjikan umur saudari dipanjangkan sehingga esok hari or hati telah keras dan dibutakan mata hati,sehingga tidak nampak teguran darinNYA dan hidayah dariNYA..Wahai sahabat, jika bukan sekarang, maka adakah apabila sudah terlantar di rumah mayat baru ingin beurbah. Sedarilah, bahawa kematian akan datang secara tiba-tiba dan tiada sebarang jaminan umur masih panjang beberapa minggu lagi.
Kebaikan dan pelaksanaan tanggungjawab jangan sesekali ditangguhkan, kelak kempunan di hadapan Allah. Moga Allah membantu kita untuk segera berubah dan terbuka untuk menerima jawapan ini.
dan teruslah kita semua berusaha untuk ikhlas dalam semua amalan kita. insyaALLAH.
Ahad, 3 Januari 2010
70 kali kasih sayang ALLAH daripada seorang ibu kepada anaknya
Alhamdullillah, segala puji bagiNYA, masih diberi ruang untuk ana mencoret sedikit di lembaran ini , terasa hiba dan sayunya mengenangkan kekedilan diri dan bebanan dosa-dosa yang pastinya tak terhitung banyaknya, setiap saat pasti kita sebagai hambaNYA tak lari dari melakukan kesilapan,
tetapi kesilapan yang terbesar adalah kita terlupa akan keluasan magfirah pengampunanNYA dan kesilapan kita untuk bertaubat sehinggalah ke nafas yang terakhir,alangkah ruginya....
Teringat ana akan kisah iblis hairan dengan 2 perangai manusia iaitu
1. kita mengaku mencintai ALLAH S.W.T tetapi kita jua menderhakai ALLAH dengan melakukan maksiat. 2.Kita jua mengaku sangat marah dan memusuhi iblis tetapi kita jua sentiasa menurut segala pujukan,rayuan dan hasutan iblis...amat benarlah 2 perangai itu yang ada pada kita...
Tetapi yang buat ana hiba dan amat sebak bila mengenangkan firmanNYA...
"Hai iblis ! Demi KemuliaanKU dan KebesaranKU,sesungguhnya AKU anugerah ke atas
umat Muhammad itu 2 kebahagiaan :- 1. Kerana kasih mereka kepadaKU maka AKU jadikan kaparah(penebus dosa) bagi maksiat kerana tipu daya kamu. 2. Kerana kemarahan mereka kepada mu AKU jadikan jua kaprah(penebus dosa) bagi maksiat mereka keatasKU."
Ingatlah wahai saudaraku,bahawa umat Muhammad amat disayangiNYA,70 kali kasih sayangNYA daripada kasih sayang seorang ibu terhadap anak-anaknya,selagi kita berkesempatan...marila kita insaf dan bertaubat serta berpimpin tangan berdakwah menyebar risalah islam dengan akhlak yang terpuji seperti ajaran junjungan kita..Nabi Muhammad S.A.W.
tetapi kesilapan yang terbesar adalah kita terlupa akan keluasan magfirah pengampunanNYA dan kesilapan kita untuk bertaubat sehinggalah ke nafas yang terakhir,alangkah ruginya....
Teringat ana akan kisah iblis hairan dengan 2 perangai manusia iaitu
1. kita mengaku mencintai ALLAH S.W.T tetapi kita jua menderhakai ALLAH dengan melakukan maksiat. 2.Kita jua mengaku sangat marah dan memusuhi iblis tetapi kita jua sentiasa menurut segala pujukan,rayuan dan hasutan iblis...amat benarlah 2 perangai itu yang ada pada kita...
Tetapi yang buat ana hiba dan amat sebak bila mengenangkan firmanNYA...
"Hai iblis ! Demi KemuliaanKU dan KebesaranKU,sesungguhnya AKU anugerah ke atas
umat Muhammad itu 2 kebahagiaan :- 1. Kerana kasih mereka kepadaKU maka AKU jadikan kaparah(penebus dosa) bagi maksiat kerana tipu daya kamu. 2. Kerana kemarahan mereka kepada mu AKU jadikan jua kaprah(penebus dosa) bagi maksiat mereka keatasKU."
Ingatlah wahai saudaraku,bahawa umat Muhammad amat disayangiNYA,70 kali kasih sayangNYA daripada kasih sayang seorang ibu terhadap anak-anaknya,selagi kita berkesempatan...marila kita insaf dan bertaubat serta berpimpin tangan berdakwah menyebar risalah islam dengan akhlak yang terpuji seperti ajaran junjungan kita..Nabi Muhammad S.A.W.
Isnin, 28 Disember 2009
amalan CUKUR JAMBUL bidaah atau......
ASSALAMU'ALAIKUM PARA SAHABAT SEPERJUANGAN,PEMBACA YANG BUDIMAN..
Cuti sekolah ini pasti ramai para ibu bapa mengambil kesempatan mengadakan beberapa perayaan dan majlis antaranya perkahwinan dan bercukur jambul.DIsini ana hanya membincangkan tentang adat bercukur jambul,yang amat popular dikalangan masyarakat kita.
Cukur jambul merupakan adat resam masyarakat melayu di Malaysia 40 hari selepas kelahiran bayi. Sesetengah tempat memangil sebagai:
- ENDOI di Kedah;
- NAIK BUAIAN di sekitar kampung gajah dan Perak Tengah.
Acara
Antara acara semasa majlis cukur jambul ialah :
- Aqiqah iaitu menyembelih kambing atau lembu.Daging dimasak dan dimakan bersama-sama dalam kenduri.
- Bacaan Barzanji atau Marhaban: satu bacaan salasilah dan pujian terhadap Nabi Muhamad.
- Meletakkan bayi di dalam buaian yang dihias indah. Di bawah buaian diletakkan pisau corek dan kemenyan berasap. Tali buaian akan ditarik oleh kanak-kanak.
- Bayi didukung dan diarak berkeliling tetamu lelaki yang sedang membaca Barzanji di ruang anjung rumah .
- Beberapa tetamu penting seperti datuk kepada bayi, imam, ketua kampung dan bomoh akan merestui dan mengusap jambul atau kepala bayi tersebut.
]Alatan
Beberapa bahan semasa majlis cukur jambul ialah:
- Sedulang bunga rampai;
- Sebiji kelapa muda berwarna kuning: kelapa tersebut dibelah dan airnya jangan dikeluarkan;
- Beberapa helai daun tertentu, termasuklah daun sirih alat perenjis;
- Beras berwarna kuning (telah dilumur dengankunyit);
- Beras putih;
- Air wangi (jika ada, sebagai pembaharuan);
- Bunga telur: untuk diberi kepada setiap tetamu. Biasanya tetamu lelaki diberi keutamaan.
SYARIAT ISLAM
Berpandukan syariat Islam, istilah cukur jambul sebenarnya tidak wujud dan selari dengan sunnah Nabi Muhammad s.a.w.. Malah amalan ini juga dipercayai berasal daripada masyarakat India yang beragama Hindu.
Dalam Islam, Rasulullah s.a.w. bersabda, “Tiap-tiap anak itu tergadai dengan akikahnya yang disembelih untuk dia ketika hari ketujuh dan dicukur, lalu diberi nama.” (Riwayat Ahmad dan disahkan oleh Turmudzi)
Berdasarkan kepada hadis ini, ulama menyatakan bahawa Rasulullah s.a.w. menggalakkan umat Islam yang dikurniakan cahaya mata supaya melakukan akikah pada hari ketujuh. Kemudiannya, daging akikah tersebut diagih-agihkan kepada golongan fakir miskin.
Mengikut sunnah, apa yang dilakukan oleh Baginda kepada cucunya, Hasan dan Husin, apabila jatuh hari ketujuh diadakan akikah adalah memberikan nama dan mencukur rambut mereka berdua. Rambut tersebut ditimbang dan disamakan dengan nilai perak dan kemudiannya disedekahkan kepada fakir miskin.
Bagaimanapun, ulama hari ini menyatakan, emas boleh digunakan bagi menggantikan perak. Bahkan, mengikut Islam juga, pada hari ketujuh akan dilakukan tahnik.
Amalan tahnik ialah memasukkan sesuatu yang manis seperti manisan madu lebah atau buah tamar yang dihancurkan dan memalitkannya ke lelangit bayi. Sebaliknya, cecair manis hanya disapukan ke bibir bayi dan bukannya ke dalam mulut sebagaimana yang disunnahkan oleh Rasulullah s.a.w.
Islam menggalakkan amalan mencukur rambut bayi sehingga botak supaya segala kekotoran yang keluar daripada rahim dapat dibuang dan membolehkan rambut baru tumbuh dengan sihat.
Sebahagian masyarakat Islam hari ini tidak mencukur rambut anak-anak hingga botak sebaliknya mengadakan upacara cukur jambul sebagai adat dan tradisi yang telah dilakukan sejak turun temurun. Tambah mengelirukan, rambut yang digunting itu dimasukkan ke dalam buah kelapa.
Memandangkan terdapat beberapa perkara yang jelas bertentangan dengan ajaran Islam, maka ulama berpendapat, mengamalkan adat cukur jambul adalah bidaah dan khurafat. Paling menyedihkan apabila terdapat segelintir umat Islam yang cuba menghidupkan kembali kepercayaan seperti ini.
Selain amalan-amalan di atas yang bertentangan dengan syariat agama, kesilapan yang turut dilakukan ibu bapa hari ini ialah akikah atau cukur rambut dilakukan setelah bayi berusia beberapa bulan. Majlis tersebut turut disertai dengan adat berendoi di mana buaian dihias dengan bunga-bungaan dan perhiasan lain.
Upacara cukur rambut tidak perlu disertakan dengan marhaban atau berzanji. Ia memadai dengan bercukur rambut sahaja. Melainkan jika ia diadakan pada hari akikah, bolehlah diadakan jamuan.
Masyarakat Islam harus faham bahawa sesuatu amalan yang dilakukan sama ada yang sudah menjadi tradisi dan kebiasaan tanpa bersumberkan nas atau dalil yang sah perlu ditolak. Apatah lagi apabila ia dikaitkan dengan kepercayaan dan tradisi agama lain.
Kebanyakan amalan yang dijadikan adat bagi orang Melayu dipercayai berasal daripada kepercayaan masyarakat India yang sekian lama diamalkan di negara ini. Berpandukan kepada sejarah, sebelum kedatangan Islam ke Tanah Melayu, penduduk asal negara ini ketika itu menganut agama Hindu.
Langgan:
Catatan (Atom)


